Menhan Dorong PT DI Percepat Produksi Alutsista, Tekankan Kemandirian Pertahanan Nasional
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 10 Januari 2025 | 07:17 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mempercepat pelaksanaan kontrak-kontrak produksi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang telah diperoleh perusahaan. Permintaan ini disampaikan Sjafrie saat mengunjungi fasilitas PT DI di Bandung, Kamis (9/1/2025).
"Dari kunjungan Menhan tadi sore, beliau akan berupaya mendorong percepatan efektif kontrak-kontrak yang sebelumnya telah diperoleh PT DI dan meminta agar PT DI betul-betul siap dalam menjalankan kontraknya, baik dari kesiapan SDM maupun sistemnya,” ungkap Direktur Utama PT DI, Gita Amperiawan, dalam keterangan pers.
Dalam kunjungannya, Sjafrie meninjau langsung progres produksi pesawat CN235-220 Military Transport untuk TNI Angkatan Laut dan NC212i untuk TNI Angkatan Udara. Ia juga mengamati proses pembuatan enam unit pesawat N219 untuk TNI Angkatan Darat yang menjadi salah satu fokus percepatan produksi.
Selain itu, Gita melaporkan inisiatif PT DI dalam mengembangkan teknologi kedirgantaraan masa depan. Perusahaan ini bekerja sama dengan startup lokal, seperti PT Vela Prima Nusantara dan PT Intercrus Aero Indonesia, untuk mengembangkan pesawat e-VTOL berbasis Advanced Air Mobility (AAM).
Sjafrie mengapresiasi peran PT DI dalam memberdayakan teknisi muda dan mendukung kemandirian pertahanan nasional melalui inovasi.
"Sebagai industri strategis nasional, PT DI memiliki peran vital dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi, pengembangan kapabilitas dan kapasitas produksi di bidang kedirgantaraan, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di sektor dirgantara global," tutup Gita. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!