Menghadapi Krisis, Boeing Berupaya Kumpulkan Rp 233 T Melalui Saham dan Obligasi
ED
Editor
Shinta Dewi P
Jumat, 18 Oktober 2024 | 06:30 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA - Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, hampir memperoleh dana sebesar US$ 15 miliar atau sekitar Rp 233 triliun (dengan kurs Rp 15.569) melalui penerbitan saham biasa dan obligasi wajib konversi. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan di tengah krisis yang semakin parah akibat pemogokan kerja.
Boeing baru-baru ini mengajukan dokumen kepada otoritas pasar modal di AS untuk mengumpulkan dana hingga US$ 25 miliar. Pengumpulan dana ini melalui penawaran saham dan utang dengan mempertaruhkan peringkat kredit investasinya. Namun, jumlah sebesar US$ 15 miliar mungkin tidak cukup untuk mengatasi krisis yang sedang dialami perusahaan.
Di samping itu, Boeing juga sedang mempertimbangkan transaksi keuangan terstruktur untuk mendapatkan hingga US$ 5 miliar. Namun, pihak Boeing belum memberikan tanggapan mengenai rencana tersebut.
Perusahaan penerbangan ini telah menghadapi berbagai masalah, mulai dari peningkatan pengawasan oleh regulator, pembatasan produksi, hingga hilangnya kepercayaan pelanggan yang dipicu oleh tragedi pesawat 737 MAX.
Boeing telah menghabiskan dana yang cukup besar sepanjang tahun dan kini mengumumkan rencananya untuk mengumpulkan dana melalui pasar modal. Selain itu, mereka juga telah menandatangani perjanjian kredit senilai US$ 10 miliar dengan konsorsium bank-bank besar AS, termasuk Bank of America, Citibank, Goldman Sachs, dan JPMorgan.
Empat sumber dari kalangan investor dan perbankan melaporkan bahwa perwakilan dari pemberi pinjaman tersebut sedang menilai minat terhadap penawaran gabungan saham baru dan obligasi konversi wajib, yang merupakan obligasi hibrida yang bisa dialihkan menjadi ekuitas pada tanggal tertentu. Sekitar US$ 10 miliar berupa saham baru sedang dipertimbangkan untuk dijual, serta hampir US$ 5 miliar dalam bentuk obligasi konversi wajib.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!