Mengenang Tragedi Gempa Jogja 2006: Kerusakan dan Korban Jiwa yang Membekas
Rumah sakit penuh dan ekonomi lumpuh
Pascagempa, seluruh rumah sakit di wilayah terdampak, baik pemerintah maupun swasta dipenuhi dengan korban. Para korban berdatangan dengan luka ringan, parah, hingga meninggal dunia.
Bahkan, beberapa rumah sakit tak sanggup menampung korban yang terus-menerus berdatangan. Akibatnya sejumlah korban gempa dirawat di halaman rumah sakit.
Masyarakat atau warga terdampak juga harus menghadapi kondisi ekonomi yang lumpuh total akibat gempa.
Pasar yang menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat Yogyakarta tidak beroperasi. Bangunan itu roboh dan nyaris rata dengan tanah.
Pusat pertokoan di kawasan Malioboro dan warung-warung makan pun tutup.
Listrik di rumah warga juga padam, operasional Bandara Adisutjipto terhenti, stasiun kereta api hingga situs candi mengalami kerusakan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!