Mengapa Ingin Buang Air Besar Setelah Makan? Ini Penjelasannya
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 26 Februari 2025 | 00:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pernahkah Anda merasa ingin buang air besar di tengah atau setelah makan? Kondisi ini disebut refleks gastrokolik, yaitu respons alami tubuh yang memicu gerakan usus besar segera setelah makanan masuk ke lambung.
Menurut ahli gastroenterologi David Kunkel, refleks ini berfungsi untuk memberikan ruang bagi makanan baru yang dicerna. Meski muncul dalam hitungan menit setelah makan, makanan yang baru dikonsumsi bukanlah yang langsung dikeluarkan. Sebaliknya, dorongan buang air besar terjadi karena kontraksi usus yang menggerakkan sisa makanan lama ke rektum.
Intensitas refleks gastrokolik bervariasi pada setiap orang. Jika respons ini terasa berlebihan dan mengganggu, ada beberapa cara untuk mengendalikannya:
1. Kurangi Konsumsi Kopi
Kopi, baik berkafein maupun tanpa kafein, dapat merangsang usus besar dan memicu keinginan BAB dalam waktu singkat setelah diminum.2. Makan dengan Porsi Kecil
Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dapat meningkatkan peregangan lambung, sehingga memperkuat refleks gastrokolik. Solusinya adalah membagi porsi makan menjadi lebih kecil dan lebih sering.3. Batasi Makanan Tinggi Lemak
Makanan berlemak tinggi memperlambat proses pencernaan, sehingga memperkuat sinyal ke usus besar untuk segera mengeluarkan sisa makanan lama.4. Konsultasi dengan Dokter
Jika refleks gastrokolik terasa sangat mengganggu, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada kondisi medis lain, seperti Irritable Bowel Syndrome (IBS). Dengan memahami refleks gastrokolik, Anda dapat mengelola pola makan dan kebiasaan sehari-hari agar tidak terganggu oleh dorongan buang air besar setelah makan. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!