Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Menenun Identitas, Menggores Harapan: Batik Citengah Sumedang Kian Kompetitif

Desi Rossilawati
Senin, 16 Februari 2026 | 13:05 WIB
Bagikan
Menenun Identitas, Menggores Harapan: Batik Citengah Sumedang Kian Kompetitif

Tim PPM Internasional FIB Unpad terdiri atas Taufik Ampera. (ketua), Aquarini Priyatna, Nani Darmayanti, serta Indra Sarathan. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Dervan Sohibulkahfi Rosadi, Wildan Firmansyah, Rifqi Muhammad Sidiq, Agisni Nurul Azizah, dan Haya Kinarya Wide Kazhimah.

Tim PPM Internasional FIB Unpad berkolaborasi dengan Tim dari Universiti Utara Malaysia (UUM), yang terdiri atas dua orang dosen pendamping dan lima orang mahasiswa, dan tercatat sebagai mahasiswa internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi dan kontribusi sosial universitas. Tim dari UUM Madya Hishamudin bin Isam,  Mohamad Zakuan bin Tuan Ibharim, Siti Nurkhadijah Aisyah Binti Zaharruddin, Murnisha Binti Murugaiah, Umizaharah Binti Ismail, Al-Hariz Bin Hazren, dan Afiq Izzuddin Bin Che Abdullah. Tim dari UUM melaksanakan kegiatan secara langsung di Desa Citengah, Sumedang dari tanggal (8/2/2026) hingga (12/2/2026) di Wisata Alam Nabawadatala.

Madya Hishamudin bin Isam selaku dosen pendamping dari UUM menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini membuka peluang lahirnya desain batik baru hasil perpaduan perspektif Indonesia dan Malaysia, sekaligus membantu mempromosikan batik Citengah ke pasar internasional.

"Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini sangat bagus, dan memberikan peluang pada kami untuk berkolaborasi menghasilkan desain baru dari dua negara, dan membantu masyarakat mempromosikan batik Citengah ke luar negeri," kata Hishamudin.

Ia juga berharap program serupa dapat dilaksanakan di Malaysia dengan melibatkan mahasiswa Unpad untuk mengembangkan kebudayaan secara kolaboratif.

"Berharap program ini pun sebaiknya dilaksanakan di Malaysia dengan mengundang mahasiswa dari Unpad untuk berkolaborasi mengembangkan kebudayaan," harapanya. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.