Menenun Identitas, Menggores Harapan: Batik Citengah Sumedang Kian Kompetitif
Tim PPM Internasional FIB Unpad terdiri atas Taufik Ampera. (ketua), Aquarini Priyatna, Nani Darmayanti, serta Indra Sarathan. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Dervan Sohibulkahfi Rosadi, Wildan Firmansyah, Rifqi Muhammad Sidiq, Agisni Nurul Azizah, dan Haya Kinarya Wide Kazhimah.
Tim PPM Internasional FIB Unpad berkolaborasi dengan Tim dari Universiti Utara Malaysia (UUM), yang terdiri atas dua orang dosen pendamping dan lima orang mahasiswa, dan tercatat sebagai mahasiswa internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi dan kontribusi sosial universitas. Tim dari UUM Madya Hishamudin bin Isam, Mohamad Zakuan bin Tuan Ibharim, Siti Nurkhadijah Aisyah Binti Zaharruddin, Murnisha Binti Murugaiah, Umizaharah Binti Ismail, Al-Hariz Bin Hazren, dan Afiq Izzuddin Bin Che Abdullah. Tim dari UUM melaksanakan kegiatan secara langsung di Desa Citengah, Sumedang dari tanggal (8/2/2026) hingga (12/2/2026) di Wisata Alam Nabawadatala.
Madya Hishamudin bin Isam selaku dosen pendamping dari UUM menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini membuka peluang lahirnya desain batik baru hasil perpaduan perspektif Indonesia dan Malaysia, sekaligus membantu mempromosikan batik Citengah ke pasar internasional.
"Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini sangat bagus, dan memberikan peluang pada kami untuk berkolaborasi menghasilkan desain baru dari dua negara, dan membantu masyarakat mempromosikan batik Citengah ke luar negeri," kata Hishamudin.
Ia juga berharap program serupa dapat dilaksanakan di Malaysia dengan melibatkan mahasiswa Unpad untuk mengembangkan kebudayaan secara kolaboratif.
"Berharap program ini pun sebaiknya dilaksanakan di Malaysia dengan mengundang mahasiswa dari Unpad untuk berkolaborasi mengembangkan kebudayaan," harapanya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!