Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Mendikdasmen Tegaskan AI Tak Akan Gantikan Peran Guru

Desi Rossilawati
Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB
Bagikan
Mendikdasmen Tegaskan AI Tak Akan Gantikan Peran Guru

VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak akan menggantikan peran guru dalam proses pendidikan.

Menurut Abdul Mu'ti, AI hanyalah teknologi yang memiliki keterbatasan dan tidak mampu mengambil alih seluruh aspek pembelajaran yang selama ini dijalankan oleh manusia.

"AI tetap merupakan teknologi yang tidak bisa menyelesaikan segalanya atau menggantikan segalanya," kata Abdul Mu'ti saat dikutip dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Ia mengakui AI mampu mengolah data dan menyajikan informasi dengan cepat. Namun, teknologi tersebut tidak memiliki pengalaman hidup, tanggung jawab moral, serta dimensi kemanusiaan yang melekat pada peran guru.

Abdul Mu'ti menjelaskan, meski AI dapat memberikan saran dan penjelasan, teknologi tersebut tidak mampu menjalani maupun merasakan proses belajar sebagaimana manusia.

"AI bisa memberi nasihat dan menjelaskan banyak hal, tetapi AI tidak bertindak dan tidak mengalami," ujarnya.

Ia menekankan kendali atas penggunaan AI sepenuhnya berada di tangan manusia. Karena itu, penguasaan teknologi harus disertai sikap kritis agar pengguna tidak terjebak pada informasi yang keliru atau hanya sebagian benar. "Kendalinya tetap berada pada manusia yang mengoperasikan alat tersebut," kata Abdul Mu'ti. Selain itu, ia menyoroti pentingnya etika dalam pemanfaatan AI, terutama di ruang digital. Menurutnya, AI bekerja dengan mengumpulkan dan menyajikan informasi berdasarkan data yang diunggah, sehingga kualitas hasilnya sangat bergantung pada akurasi sumber data. "Jika yang diunggah salah, maka AI juga akan menyajikan informasi yang salah," ujarnya.

Terkait kebijakan pendidikan, Abdul Mu'ti menyebutkan pembelajaran AI dan coding mulai diperkenalkan di jenjang sekolah dasar kelas V sebagai mata pelajaran pilihan. Penerapan kebijakan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan guru dan satuan pendidikan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.