Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Abaikan Kebersihan
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | MAGELANG - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti kurangnya perhatian banyak kepala daerah terhadap kebersihan lingkungan. Dalam acara orientasi kepala daerah (retret) di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2025), Tito menekankan bahwa kebersihan merupakan indikator budaya suatu bangsa, sebagaimana sering disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kemudian yang saya sampaikan lagi adalah mengenai masalah kebersihan. Ini Bapak Presiden berkali-kali menyampaikan kepada saya, kebersihan kita adalah indikator budaya bangsa kita," ujar Tito.
Tito mengungkapkan bahwa di beberapa daerah, pengelolaan sampah berjalan tanpa arahan yang jelas atau sekadar "autopilot."
"Jangan autopilot. Ada daerah yang bagus, punya ide dan punya terobosan yang sudah dilaksanakan. Saya nggak mau sebutkan lah ya. Tapi ada juga daerah yang autopilot. Pemimpinnya nggak peduli kepada kebersihan sampah dan lain-lain. Akibatnya merusak lingkungan," katanya.
Menurutnya, buruknya pengelolaan kebersihan berdampak luas, termasuk pada ekosistem dan ekonomi daerah. Sebagai contoh, pencemaran laut akibat limbah yang tidak dikelola dengan baik bisa menyebabkan kematian ikan dan merusak ekosistem laut, yang akhirnya merugikan nelayan.
Lebih lanjut, Tito menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan di ruang publik, termasuk toilet umum.
Standar kebersihan yang diharapkan adalah toilet yang selalu kering dan bebas bau, terutama di fasilitas umum seperti bandara, terminal, mal, dan sekolah. Ia meminta kepala daerah untuk lebih serius dalam menangani permasalahan ini demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!