Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026

Menaker: Satgas PHK Libatkan Serikat Buruh dan Akademisi

Desi Rossilawati
Senin, 5 Mei 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Menaker: Satgas PHK Libatkan Serikat Buruh dan Akademisi
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah bersiap membentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK untuk menangani maraknya kasus pemutusan hubungan kerja. Namun, prosesnya masih dalam tahap akhir dan menanti arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. "Jadi Satgas PHK ini kita masih finalisasi. Tentu terakhir nanti Pak Presiden, ya, apakah itu keluar Keppres (Keputusan Presiden) atau apa, nanti kita tunggu," ujar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli usai rapat di DPR, Senin (5/5/2025). Yassierli menekankan bahwa Satgas ini bukan cuma soal mengatasi PHK di hilir, tapi juga harus bisa menyentuh pencegahan di hulu. "Jadi tidak hanya di hilir, tapi juga merambah ke hulu. Ke hulu itu apa? Termasuk juga antisipasi dan kemudian kepastian perluasan lapangan kerjanya seperti apa. Kita tunggu dari Istana nanti seperti apa nanti persis gaungnya seperti apa," jelasnya. Satgas ini nantinya akan melibatkan unsur serikat pekerja, pengusaha, kementerian/lembaga terkait, hingga kalangan akademisi, sesuai arahan Presiden Prabowo. Tujuannya agar keputusan dan solusi yang diambil berbasis kolaborasi, bukan sepihak. Sebelumnya, Prabowo sudah menegaskan komitmennya bahwa negara tidak akan tinggal diam jika buruh dipecat semena-mena. Selain menangani laporan PHK, Satgas ini juga bakal mengkoordinasikan upaya penyediaan informasi lowongan kerja, agar mereka yang terdampak bisa segera mendapatkan alternatif pekerjaan. "Kan tim dan tupoksi sedang disiapkan. Kita tunggu launching-nya dalam waktu beberapa hari ini," tutup Yassierli. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.