Melebihi Target, Irvan Ahmad Sebut IPK Kabupaten Bandung Capai 56,86 Persen
"Insya Allah meskipun gebrakan dari 2025 ini Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung baru lahir sekitar kurang lebih lima hingga enam bulan, tapi kami bisa berkiprah lebih jauh," ungkapnya.
Irvan Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya pada tahun 2026 ini akan mengembangkan terus berbagai program strategis kebudayaan dalam rangka melestarikan, menjaga dan melindungi segenap cagar budaya dan kebudayaan lokal Kabupaten Bandung.
"Tentunya ini dengan berbagai program inovasi kami, yang pertama program Sadaya Bedas atau Satu Data Terintegrasi tentang Kebudayaan Kabupaten Bandung. Kedua adalah program Sapa Pesona Budaya Bedas. Ini kami mencoba mengenalkan dengan melakukan berbagai program kegiatan gelar seni budaya di tingkat daerah mulai di tingkat desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung," tuturnya.
Irvan Ahmad mengungkapkan bahwa jajaran Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung dengan cara datang berkunjung atau Roadshow ke wilayah-wilayah untuk menyelenggarakan hal tersebut.
"Tahun sekarang 2026 ini insya Allah akan kami selenggarakan sebanyak kurang lebih 12 pagelaran seni dan budaya yang tersebar di wilayah desa dan kecamatan," ungkapnya.
Terakhir, kata dia, rencana Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung untuk mewujudkan pembangunan Museum Digital Bedas.
"Insya Allah kajian akan dibangun dan disusun tahun sekarang dan ini pun telah kami komunikasikan dengan Kementerian Kebudayaan RI untuk dukungan pembangunan museum Digital Bedas tersebut," ungkapnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!