Meksiko Tolak Perintah Trump Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Teluk Amerika
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | MEKSIKO - Pemerintah Meksiko menanggapi rencana kontroversial yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika. Langkah ini ditindaklanjuti oleh Google yang mengumumkan perubahan nama di platform Google Maps, namun hanya akan berlaku di wilayah AS.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dengan tegas menyatakan bahwa negaranya akan menolak perubahan tersebut. Menurutnya, perintah tersebut tidak berlaku di luar landas kontinen AS.
"Teluk Meksiko tetaplah Teluk Meksiko," tegas Sheinbaum saat konferensi pers di Mexico City pada Selasa (28/1/2025), seperti dilansir CNN.
Netizen Meksiko merespons langkah Trump dengan olok-olok di media sosial, menyebut tindakan tersebut sebagai upaya yang tidak masuk akal. Salah satu warga, Juan Cobos, menilai bahwa sejarah dan geografi tidak bisa diubah secara sepihak.
"Anda tidak dapat mengubah sesuatu dalam semalam, apa yang telah kita alami sejak kecil - sejarah, geografi, semua itu. Anda tidak bisa begitu otoriter sehingga Anda dapat mengubahnya dari satu hari ke hari berikutnya," katanya.
Dalam pernyataan resmi, Google menyebut bahwa perubahan nama akan terlihat sebagai Teluk Amerika di AS, tetapi tetap Teluk Meksiko di wilayah Meksiko. Sementara untuk pengguna di luar kedua negara, kedua nama akan muncul bersamaan.
"Sesuai arahan Presiden, Teluk Meksiko sekarang akan secara resmi dikenal sebagai Teluk Amerika dan puncak tertinggi di Amerika Utara akan kembali menyandang nama Gunung McKinley," kata Departemen Dalam Negeri AS dalam sebuah pernyataan minggu lalu. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!