Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Meksiko Laporkan Kasus Pertama Belatungan Menyerang Manusia

Desi Rossilawati
Minggu, 20 April 2025 | 22:00 WIB
Bagikan
Meksiko Laporkan Kasus Pertama Belatungan Menyerang Manusia
VISI.NEWS | MEKSIKO - Kementerian Kesehatan Meksiko mengonfirmasi kasus pertama infeksi myiasis atau belatungan pada manusia. Kasus ini menimpa seorang wanita lanjut usia berusia 77 tahun di wilayah Acacoyagua, Chiapas, yang terletak di bagian selatan negara tersebut. Myiasis merupakan infeksi parasit yang disebabkan oleh larva lalat, umumnya menyerang hewan ternak, namun dalam kasus tertentu juga dapat menyerang manusia. Larva ini berkembang dengan cara memakan jaringan hidup inangnya, menyebabkan benjolan dan rasa nyeri di area tubuh yang terinfeksi. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi semacam ini lebih berisiko terjadi pada individu dengan luka terbuka yang tidak ditangani, terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis. Di benua Amerika, jenis lalat yang diketahui menjadi penyebab adalah Cochliomyia hominivorax, sementara di Asia dan Afrika termasuk Indonesia, infeksi disebabkan oleh Chrysomya bezziana. Meski infeksi pada manusia jarang, Indonesia telah mencatat kasus serupa pada hewan sejak tahun 1926. Infeksi myiasis tidak dapat menular langsung dari manusia ke manusia. Penularan terjadi melalui vektor seperti lalat, nyamuk, atau kutu. Proses infeksi bisa melalui telur lalat yang diletakkan di luka terbuka, pakaian basah, atau dibawa oleh gigitan serangga lain. Beberapa lalat bahkan mampu menaruh telur di tanah atau kain lembap yang kemudian menetas menjadi larva dan masuk ke tubuh manusia ketika tersentuh. Untuk mencegah infeksi, masyarakat diimbau untuk:
  • Menutup luka terbuka dengan baik
  • Mengenakan pakaian panjang dan longgar
  • Menggunakan obat pengusir serangga yang telah terdaftar resmi
  • Mengolah pakaian dengan produk berbahan aktif permetrin
Pengobatan myiasis pada manusia biasanya dilakukan dengan prosedur medis untuk mengangkat larva dari tubuh. Setelahnya, pasien perlu merawat luka secara rutin hingga pulih sepenuhnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.