Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran

Desi Rossilawati
Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Bagikan
Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran

Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran./visi.news/iStockphoto.

Beberapa waktu kemudian, Menteri Perkapalan India Sarbananda Sonowal menyatakan sebuah proyektil menghantam dan menenggelamkan kapal India di dekat perairan Yaman. Seluruh 14 awak kapal dilaporkan berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai Yaman.

Selama bertahun-tahun Iran menuntut kendali atas Selat Hormuz dan menilai jalur tersebut seharusnya dikelola bersama Oman. Namun, pekan lalu Teheran menolak usulan Oman mengenai pengawasan bersama dan penerapan biaya sukarela bagi kapal yang melintas.

Seorang sumber senior Iran mengatakan pemerintah menginginkan kendali penuh terhadap kapal yang memasuki selat, termasuk kemampuan memantau lalu lintas kapal yang keluar dan melakukan intervensi apabila dianggap diperlukan.

Analis Washington Institute Michael Knights menilai kemampuan Iran mengganggu stabilitas kawasan dan perekonomian global masih menjadi kekuatan utama Teheran.

"Keunggulan terbesar mereka adalah kemampuan untuk merugikan negara-negara di kawasan serta mengguncang ekonomi global," ujar Knights.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.