Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran./visi.news/iStockphoto.
Beberapa waktu kemudian, Menteri Perkapalan India Sarbananda Sonowal menyatakan sebuah proyektil menghantam dan menenggelamkan kapal India di dekat perairan Yaman. Seluruh 14 awak kapal dilaporkan berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai Yaman.
Selama bertahun-tahun Iran menuntut kendali atas Selat Hormuz dan menilai jalur tersebut seharusnya dikelola bersama Oman. Namun, pekan lalu Teheran menolak usulan Oman mengenai pengawasan bersama dan penerapan biaya sukarela bagi kapal yang melintas.
Seorang sumber senior Iran mengatakan pemerintah menginginkan kendali penuh terhadap kapal yang memasuki selat, termasuk kemampuan memantau lalu lintas kapal yang keluar dan melakukan intervensi apabila dianggap diperlukan.
Analis Washington Institute Michael Knights menilai kemampuan Iran mengganggu stabilitas kawasan dan perekonomian global masih menjadi kekuatan utama Teheran.
"Keunggulan terbesar mereka adalah kemampuan untuk merugikan negara-negara di kawasan serta mengguncang ekonomi global," ujar Knights.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!