MBG Tetap Berlangsung Saat Ramadan, Libur Selama Cuti Lebaran
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 19 Maret 2025 | 19:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 1446 H/2025 M, meskipun mengalami beberapa penyesuaian. Program ini akan tetap memberikan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, baik yang menjalankan puasa maupun yang tidak. Namun, selama libur Lebaran, mulai 21 Maret hingga 8 April 2025, MBG akan dihentikan sementara.
Menurut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, penghentian sementara ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kalender akademik serta mempertimbangkan jarak antara rumah siswa dan sekolah. Banyak siswa yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses program ini, sehingga selama masa libur, mereka tidak diwajibkan mengambil makanan ke sekolah.
"Jadi makan bergizi untuk anak sekolah mengikuti hari anak sekolah. Jadi kalau sekolah libur, ya libur. Kenapa? Karena kalau kita memberikan makan bergizi, itu effortnya kan besar ya," ujar Dadan, Rabu (19/3/2025).
Selama Ramadan, MBG akan menyesuaikan menu dengan menyediakan makanan yang lebih tahan lama dan mudah dibawa pulang, seperti susu, telur, kurma, buah, kue kering fortifikasi, serta bubur kacang hijau atau kolak. Makanan ini tetap dirancang agar memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Distribusi MBG dilakukan menjelang jam pulang sekolah sehingga siswa yang berpuasa dapat menikmatinya saat berbuka. Bagi yang tidak berpuasa, makanan bisa dikonsumsi langsung di sekolah atau dibawa pulang.
MBG tetap berlaku untuk semua siswa, termasuk yang non-Muslim. Di daerah dengan mayoritas penduduk non-Muslim, pemerintah akan melakukan penyesuaian agar makanan lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Kementerian Pendidikan dan BGN terus berkoordinasi agar program berjalan lancar selama Ramadan.
Sementara itu, MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan tanpa perubahan selama libur Lebaran. Layanan bagi kelompok ini tetap diberikan karena mereka tinggal dalam radius yang lebih mudah dijangkau.
"Kecuali untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Karena itu kan rangenya di sekitar radius 4 km. Jadi pelayanan masih tetap akan diberikan kepada ibu hamil, menyusui, dan anak balita," ungkap Dadan.
Program MBG telah berjalan sejak Januari 2025 dengan anggaran awal Rp71 triliun sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Setelah libur Lebaran, program ini akan kembali dilanjutkan dengan persiapan lebih matang agar tetap berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh peserta. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!