Maxim Gandeng BNN Bandung, Perkuat Benteng Anti-Narkoba
Maxim Bandung dan BNN Kota Bandung perkuat sinergi untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba. /visi.news/ist
VISI NEWS | BANDUNG – Maxim Bandung memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi sekaligus meningkatkan efektivitas program pencegahan narkoba di tengah masyarakat.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Head of Subdivision Maxim Bandung, Harry Purwanto, dan Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Andriansha, S.I.K., M.H. Kesepakatan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Harry Purwanto mengatakan, persoalan narkotika bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga mengancam produktivitas masyarakat dan ketahanan sosial. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk mencegah meluasnya penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
"Peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan persoalan yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan produktivitas masyarakat. Oleh karena itu, Maxim berkomitmen untuk mendukung berbagai upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah melalui kerja sama dengan BNN Kota Bandung. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjangkau lebih banyak masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan," ujar Harry kepada VISI.NEWS, Selasa (9/6/2026).
Sementara itu, Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Andriansha, menilai partisipasi dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkuat gerakan nasional pemberantasan narkotika. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan yang telah menyasar berbagai lapisan masyarakat.
"Kami menyambut baik komitmen Maxim Bandung dalam mendukung program-program BNN. Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kerja sama ini menjadi langkah positif untuk memperluas edukasi dan membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!