Material Longsor Dibersihkan, Akses Lima Desa di Warungkiara Sukabumi Kembali Dilalui Kendaraan

Desi Rossilawati
Selasa, 16 Desember 2025 | 08:08 WIB
Bagikan
Material Longsor Dibersihkan, Akses Lima Desa di Warungkiara Sukabumi Kembali Dilalui Kendaraan

VISI.NEWS | SUKABUMI - Jalan penghubung lima desa di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya tertutup material tanah longsor, dapat dilalui kendaraan setelah dilakukan penanganan hingga, Senin (15/12/2025) sore.

Longsor tersebut terjadi di Kampung Lio, Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, pada Senin subuh saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material longsor menutupi seluruh badan jalan, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Tumpukan material longsor secara bertahap berhasil disingkirkan dari badan jalan. Proses pembersihan material longsoran dilakukan dengan satu unit beko dan melibatkan petugas BPBD, TNI, pemerintah desa, serta dibantu warga setempat.

Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Beki Supriatna, menyatakan upaya penanganan material longsor menggunakan alat berat mulai membuahkan hasil menjelang sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Beki menuturkan, kendala dalam proses evakuasi adalah kesulitan membuang material longsoran karena di bawah lokasi kejadian terdapat permukiman warga. Selain itu, hujan yang terus mengguyur juga memicu terjadinya longsoran kecil di sekitar area penanganan.

"Karena memang material ini sulit dibersihkan, membuang materialnya juga agak sulit karena kalau salah buang, dibawah ada permukiman. Kemudian terjadi longsoran kecil karena hujan tidak berhenti sampai sore," ujar Beki.

Menurut dia, kendaraan sudah dapat melintas, namun pengendara diminta tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya bersih dari lumpur.

Jalan yang tertimbun longsor tersebut merupakan akses utama dari Desa Sirnajaya menuju Desa Hegarmanah, Desa Bantarkalong, Desa Mekarjaya, dan Desa Tarisi. Akibat tertutupnya jalan, aktivitas masyarakat menjadi terhambat. Warga yang hendak berangkat bekerja maupun anak-anak yang akan menuju sekolah tidak dapat melintas, karena ruas jalan tersebut menjadi satu-satunya akses utama bagi masyarakat setempat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.