Masyarakat Ceritakan Pengalaman Menyedihkan Akibat Kecanduan Judi Online Ke Menkomdigi

Desi Rossilawati
Selasa, 12 November 2024 | 17:30 WIB
Bagikan
Masyarakat Ceritakan Pengalaman Menyedihkan Akibat Kecanduan Judi Online Ke Menkomdigi
VISI.NEWS | JAKARTA - Nuravia Oktavia, seorang ibu berusia 44 tahun, dengan penuh keberanian menceritakan pengalaman hidupnya setelah suaminya dipenjara akibat kecanduan judi online. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya harus menghadapi penagihan utang dari debt collector. "Saya korban dari judi online. Suami saya sendiri sampai dia ditahan gara-gara judi online. Gara-gara judi online, handphone, semua TV habis. Sampai saya ditagih-tagih utang," kata Nur di hadapan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Selasa (12/11/2024). Nur merasa malu atas tindakan suaminya, tetapi dia berusaha untuk tetap kuat dan terus berdoa agar suaminya mau berubah. Dengan air mata yang tertahan, Nur menyatakan bahwa dia berupaya menjauhkan anaknya, yang sudah beranjak dewasa, dari pengaruh negatif sang suami. "Saya mau pisah, tapi saya kasihan anak-anak. Udah pada dewasa, udah pada gede. Jadi saya pertahanin biarin. Apa adanya, saya tunggu. Mungkin dia suatu saat nanti akan insaf, akan sadar," ujarnya. "Sampai saya takut anak saya yang pertama umur 19 tahun. Saya takut ikut-ikutan karena ulah ayahnya. Makanya saya tendang jauh anak saya ke saudaranya. Saya jauhkan dari keluarga, dari rumah tangga saya. Takut ketularan kejelekannya, ikut ke bapaknya," lanjutnya. Nur mengungkapkan bahwa sebelumnya, suaminya adalah pegawai di sebuah pabrik baterai. Namun, akibat terpengaruh judi online, suaminya saat ini hanya mendapatkan pekerjaan serabutan sebagai kuli panggul. "Karena dari temannya mungkin pergaulan, dari suami, dari teman-teman. Jadi dia lancar gitu main. Sampai sekarang dia kerja putus, dikeluarin. Tadinya kerja enak Di pabrik batre punya gaji. Sekarang nggak punya, jadi kuli panggul di Bulog," ungkapnya. Dalam pernyataannya yang sejalan dengan Nur, seorang ibu bernama Nani Puspita (44) juga menyampaikan bahwa suaminya terpaksa melakukan pinjaman online akibat kecanduan bermain judi daring. Yang lebih memburuk, Nani menambahkan bahwa suaminya menggunakan identitas Nani untuk mengajukan utang. "Awalnya suami bilangnya lagi main game itu biasa.Terus pas saya lihat kan suka ada iklannya tuh yang petir apa gitu, saya baru ngerti. Terus awalnya emang kayaknya dia dikasih menang. Biasanya kayak gitu ya dikasih menang. Dia kayaknya kegiur tuh. Tapi kan kalau kayak gitu gak menang terus," kata Nani. "Terus ujung-ujungnya pinjol pakai data saya. Data dia kan udah blacklist, nggak bisa minjem kalau sudah blacklist. Terus Data saya yang dipakai jadi debt collector nyarinya saya," sambungnya. Nani merasa sangat kesal dengan tindakan suaminya. Akhirnya, mereka berdua memutuskan untuk berpisah. "Sampai akhirnya kami pisah. Terakhir dia minta video call sama anak. Anak kan udah bisa ngomong. 'Papa, susu dede abis'. 'Tunggu papa pulang'. Masa susunya abis sekarang, nunggu pulangnya kapan tau, gitu," ucapnya. Saat ini, Nani aktif sebagai kader jumantik di daerahnya. Ia merasa bersyukur dapat membesarkan anaknya berkat kerja kerasnya. "Saya kebetulan kader Jumantik. Alhamdulillah, kebantu buat jajan anak. Ya sekarang nguli-nguli aja gitu bantu-bantu kerjaan tetangga, yang penting halal. Saya gak malu. Alhamdulillah masih bersyukur. Judi itu memang jahat," imbuhnya. Dalam menanggapi berbagai cerita dari para ibu, Meutya Hafid mengungkapkan ketidakpercayaannya mengenai dampak serius yang ditimbulkan oleh kecanduan judi online terhadap stabilitas sebuah keluarga. "Terima kasih Bu Nur, terima kasih Bu Nani buat inspirasi yang diberikan. Saya tuh baru pertama kali ini dengar testimoni seperti ini dan nggak nyangka seburuk itu. This is heartbreaking. Ini luar biasa," kata Meutya. "Mereka nggak terlalu berteriak. Mereka nggak bergaum. Tapi cerita-cerita tadi yang menurut saya akan bergaum. Angka saja itu cuma rasional. Tapi kita butuh sentuh sisi emosional dengan cerita-cerita tadi. Dan menurut saya itu empowering sekali menurut saya," pungkasnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.