Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026

Massa Menggeruduk Demo di Halaman KPU Kota Serang, Papan Reklame Dirusak

ED
Sabtu, 13 Juli 2024 | 05:15 WIB
Bagikan
Massa Menggeruduk Demo di Halaman KPU Kota Serang, Papan Reklame Dirusak

VISI.NEWS |SERANG - Pada dini hari tadi, halaman depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menjadi saksi dari aksi amuk massa pendukung caleg yang menghebohkan. Sekitar pukul 00.20 WIB, sejumlah pendukung caleg mulai merusak papan reklame yang berdiri di samping kantor KPU. Papan reklame yang terbuat dari besi seng aluminium menjadi sasaran pukulan dan tendangan mereka.

Kepolisian Resort Kota Serang, dipimpin oleh Kombes Sofwan Hermanto, segera merespons dengan cepat. Bersama beberapa pejabat utama polresta, mereka tiba di lokasi untuk menenangkan massa yang semakin memanas. Namun, situasi memburuk ketika beberapa anggota massa mengklaim bahwa salah satu rekan mereka telah menjadi korban pemukulan.

"Sudah dipukuli pak, kriminal itu sudah kriminal," ujar salah satu simpatisan dengan nada geram.

Kombes Sofwan dengan sigap berusaha meredakan ketegangan, merangkul simpatisan dan mengajak mereka untuk tenang. Kabagops Kompol Lis Handaya juga ikut berupaya menenangkan situasi, meminta agar tidak ada lagi kerusuhan atau teriakan yang memicu ketegangan lebih lanjut.

"Sabar sekarang sedang ditangani, jangan teriak begitu, kita harus bersabar untuk melindungi semuanya, tidak peduli dari mana mereka," ungkapnya.

Akhirnya, koordinator pendemo berhasil meminta massa untuk kembali tenang. Mereka kemudian duduk dengan tertib di depan dan di sekitar kantor KPU, menunggu proses rekapitulasi yang sedang berlangsung.

Hari ini, KPU Kota Serang masih melanjutkan proses rekapitulasi usai dikeluarkannya perintah penyandingan hasil C dan D berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 183-01-14-16/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024. Pleno ini menjadi kelanjutan dari koreksi suara D hasil akhir di Kecamatan Taktakan serta rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kota dalam Pemilu 2024.

Namun, proses penyandingan di Kota Serang menghadapi kendala serius setelah ditemukan bahwa 20 C hasil atau C plano hilang dari 120 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

@shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.