Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Masih Banyak yang Salah, Ini Aturan dan Fungsi Sebenarnya Lampu Hazard

Desi Rossilawati
Selasa, 8 April 2025 | 23:34 WIB
Bagikan
Masih Banyak yang Salah, Ini Aturan dan Fungsi Sebenarnya Lampu Hazard
VISI.NEWS | BANDUNG - Lampu hazard pada mobil merupakan fitur keselamatan penting yang dirancang untuk digunakan khusus dalam kondisi darurat, namun penggunaannya sering disalahartikan oleh pengemudi. Marcell RDC Kurniawan, Training Director dari Real Driving Centre (RDC), menegaskan bahwa lampu hazard seharusnya hanya dinyalakan saat kendaraan mogok, mengalami kecelakaan, atau harus berhenti darurat, seperti di bahu jalan tol. Sayangnya, banyak pengendara menyalakan lampu hazard saat hujan deras, melewati terowongan, atau ketika berada di persimpangan tanpa lampu lalu lintas. Menurut Marcell, kebiasaan ini berbahaya karena lampu sein otomatis tidak aktif saat hazard menyala, sehingga pengemudi lain tidak dapat mengetahui arah kendaraan tersebut. “Kalau hujan deras, sebaiknya nyalakan lampu utama atau foglamp, bukan hazard. Kalau hazard dinyalakan, pengemudi di belakang tidak tahu apakah mobil akan belok kanan atau kiri,” jelasnya. Secara hukum, penggunaan lampu hazard telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 121 ayat (1). Di sana dijelaskan bahwa lampu isyarat bahaya wajib digunakan hanya dalam kondisi darurat. Marcell juga mengkritisi kebiasaan menyalakan hazard saat iring-iringan touring atau konvoi. Menurutnya, cukup gunakan lampu kecil atau lampu sein untuk berpindah jalur. Penggunaan hazard dalam situasi ini bisa menimbulkan kebingungan di jalan. Ia mengimbau seluruh pengemudi untuk memahami kembali fungsi asli setiap fitur keselamatan kendaraan, agar tidak justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.