Masar Makkah Hadir di Atas 3,7 Juta m², Dilengkapi Kota Bawah Tanah Modern
Kamel juga menyoroti perubahan signifikan pada nilai lahan di dalam kawasan proyek. Harga per meter persegi kini berkisar antara SR400.000 di titik terdekat Masjidil Haram hingga SR3.000 di bagian terluar, mencerminkan perbedaan kedekatan lokasi dan kualitas pengembangan.
Menurutnya, Masar Makkah adalah salah satu proyek peningkatan kualitas hidup paling penting di kota suci, sekaligus investasi komersial yang sukses. Perusahaan pemilik proyek kini telah tercatat di bursa saham dan menunjukkan kinerja positif.
Sheikh Kamel menyampaikan kedekatan personalnya dengan proyek tersebut, menyebut Masar sebagai “seperti anak sendiri” karena ia menyaksikan seluruh proses dari konseptualisasi hingga implementasi. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan induk proyek tengah berdiskusi dengan Komisi Kerajaan Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci untuk mengakuisisi beberapa kawasan kumuh lain guna menerapkan konsep serupa, terutama untuk memudahkan mobilitas di Kota Suci.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa visi pembangunan baru di Makkah menargetkan alokasi 30 persen wilayah setiap permukiman yang dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau, demi menciptakan lingkungan urban yang lebih manusiawi dan nyaman bagi penduduk, pengunjung, serta jamaah.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!