Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Masa Pancaroba, BPBD: Ini Tips Untuk Menghadapi Musim Kemarau

Desi Rossilawati
Sabtu, 12 April 2025 | 10:00 WIB
Bagikan
Masa Pancaroba, BPBD: Ini Tips Untuk Menghadapi Musim Kemarau

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengsosialisasikan tips untuk menghadapi musim kemarau. Tips ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini untuk mengurangi risiko dampak kemarau.

Untuk diketahui bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini memasuki masa pancaroba perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau dengan ditandai cuaca bisa panas terik pagi hari dan kemudian tiba-tiba turun hujan. Hal ini berdasarkan prospek cuaca mingguan (8-14/4/2025).

Bupati Bandung, Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama pada Sabtu (12/4/2025) menjelaskan beberapa tips untuk menghadapi musim kemarau, khususnya persiapan sebelum musim kemarau.

Pertama, simpan air sebanyak mungkin untuk kebutuhan sehari-hari. Kedua, periksa pipa air untuk memastikan tidak ada kebocoran. Ketiga, siapkan peralatan untuk menghemat air, seperti shower dan wastafel yang hemat air.

Kemudian untuk menghemat air, kata Uka Suska, pertama gunakan air secara dalam kegiatan sehari-hari. Kedua, matikan keran air ketika tidak digunakan. Ketiga, gunakan air hujan untuk keperluan non-konsumsi.

BPBD juga turut menjelaskan tips menghadapi kekeringan. Pertama, tanami tanaman yang tahan kering untuk menghemat air. Kedua, gunakan mulsa untuk mengurangi penguapan air dari tanah. Ketiga, siapkan sumber air alternatif, seperti sumur atau bak penampungan air.

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan disaat musim kemarau, kata Uka Suska, pertama jaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penyakit. Kedua, hindari dehidrasi dengan minum banyak air. Ketiga, siapkan obat-obatan untuk mengobati penyakit yang mungkin timbul selama musim kemarau.

"Dengan melakukan persiapan dan mengambil langkah-langkah untuk menghemat air, Anda dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih siap dan aman," katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.