Manfaat Kacang-kacangan untuk Kesehatan Saat Diet
Kacang-kacangan./visi.news/orami.
VISI.NEWS - Kacang-kacangan dapat menjadi salah satu pilihan makanan dalam program diet karena mengandung serat, protein nabati, vitamin, dan berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi kacang juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung dan sistem pencernaan.
Beragam jenis kacang, seperti kacang hitam, kacang pinto, kacang lima, dan kacang garbanzo, mengandung sejumlah mikronutrien, di antaranya kalium, folat, dan selenium.
Selain itu, kandungan nutrisi di dalamnya membuat kacang-kacangan dapat ditambahkan ke dalam makanan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi selama menjalani pola makan sehat.
Berikut sejumlah manfaat kacang-kacangan bagi tubuh:
1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Studi menemukan bahwa konsumsi satu cangkir kacang-kacangan setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner, stroke, dan serangan jantung.
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit kardiovaskular adalah konsumsi lemak jenuh secara berlebihan. Pola makan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kacang-kacangan memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan sejumlah sumber protein lain, seperti daging merah. Bahan makanan ini juga dapat membantu mengurangi peradangan yang berpotensi berkaitan dengan penyakit kardiovaskular.
Kandungan serat, kalium, dan senyawa tumbuhan saponin dalam kacang-kacangan juga membantu menjaga kadar kolesterol tetap rendah.
Saponin yang umumnya terdapat dalam kacang-kacangan dapat membantu tubuh memproses kolesterol secara lebih efisien.
2. Membantu BAB Lebih Teratur
Kandungan serat dalam kacang-kacangan dapat membantu mencegah sembelit dan mendukung buang air besar secara teratur.
Asupan serat yang cukup membantu menjaga keseimbangan sistem pencernaan serta mengatur proses pencernaan sesuai kebutuhan tubuh.
Serat larut dalam kacang-kacangan juga dapat membantu mengatasi diare dengan memperlambat proses pencernaan ketika diperlukan.
Selain serat, kacang-kacangan mengandung pati resisten yang difermentasi di usus besar. Kandungan tersebut membantu memperlambat proses pencernaan di usus kecil serta mendukung pertumbuhan bakteri baik dan asam lemak di usus besar.
Manfaat tersebut tidak hanya mendukung proses pencernaan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan usus secara keseluruhan.
3. Membantu Mengontrol Gula Darah
Protein, serat, dan pati resisten yang terdapat dalam kacang-kacangan dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Nutrisi tersebut memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
Kacang-kacangan juga memiliki indeks glikemik rendah sehingga relatif sedikit memberikan pengaruh terhadap peningkatan kadar gula darah.
Selain itu, kacang-kacangan kaya akan magnesium. Mineral tersebut berperan dalam pengaturan gula darah dan dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
4. Mengandung Zat Besi
Kacang-kacangan merupakan salah satu sumber protein nabati yang dapat menjadi pilihan bagi vegan dan vegetarian. Konsumsi kacang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi tubuh.
Setiap setengah cangkir kacang mengandung sekitar 2 miligram (mg) zat besi atau sekitar 11 persen dari Nilai Harian (AKG).
Kekurangan zat besi dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti kelelahan, ketidaknyamanan pada saluran pencernaan, dan gangguan konsentrasi.
Zat besi juga berperan dalam membantu tubuh memproduksi hemoglobin, yakni protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Untuk membantu penyerapan vitamin, kacang-kacangan dapat dipadukan dengan sejumlah bahan makanan seperti paprika, brokoli, dan kentang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!