Manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Kang DS Bakal Menambah Jaminan Hari Tua
"Jika ingin maju menghadapi Indonesia Emas 2045, pertama peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi atau informasi dan teknologi. Kedua big data, ketiga riset and development, keempat institusi yang kuat, dan kelima pengelolaan anggaran (keuangan) yang baik," ujarnya.
Mantan Kepala Desa Tegalluar ini mendorong pemerintahan desa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa, melalui anggaran yang digelontorkan ke desa-desa. Apalagi saat ini dihadapkan pada sebuah tantangan. Sekitar 267 juta jiwa pendidikan Indonesia, sekitar 236 juta jiwa sudah memiliki android.
"Hari ini kalau kita tak paham digitalisasi akan ketinggalan," ucap sosok pemimpin kepala daerah yang dekat dengan masyarakat ini.
Ia pun menjanjikan akan memberikan insentif kepada semua kader PKK, Posyandu, Pos KB dan Sub KB se-Kabupaten Bandung pada tahun 2025 mendatang.
"Saat ini baru 20 kader PKK/desa yang menerima insentif," katanya.
Tak hanya itu, Kang DS memberikan hibah kepada para petani sebesar Rp 25 miliar, tahun 2024 ini sebesar Rp 19 miliar dan tahun 2025 sebesar Rp 50 miliar.
"Kita sangat hormat kepada para petani. Yang kita makan dan pakaian yang kita pakai hasil petani. Makanya kita hormat kepada para petani, karena petani memberikan kontribusi yang sangat luar biasa untuk kelangsungan hidup manusia," katanya.
Kang DS juga mendorong pemerintah desa untuk membuat peraturan desa (Perdes) lahan sawah abadi. Apabila sudah keluar Perdes lahan sawah abadi, maka dibebaskan tidak usah bayar pajak setiap tahunnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!