Malaysia Tekuk Filipina, Tantang Vietnam di Semifinal
VISI.NEWS — Malaysia memastikan tiket ke semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah mengalahkan Filipina dengan skor 1-0 di Kuala Lumpur, Sabtu.
Gol tunggal kemenangan Malaysia dicetak winger Pavithran Gunalan melalui sundulan pada menit ke-16. Gol tersebut menjadi gol internasional pertama pemain berusia 21 tahun itu sekaligus memastikan Harimau Malaya finis sebagai runner-up Grup B.
Malaysia mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan, hanya berada di bawah Thailand yang tampil sempurna dengan empat kemenangan.
Hasil tersebut membawa Malaysia menghadapi tantangan berat di semifinal. Harimau Malaya akan berhadapan dengan Vietnam, juara bertahan ASEAN Hyundai Cup, dalam perebutan tiket ke partai final.
Malaysia dijadwalkan menjamu Vietnam pada leg pertama semifinal di Kuala Lumpur Football Stadium, Minggu pekan depan. Leg kedua kemudian digelar di Hanoi pada Rabu.
Malaysia memburu gelar kedua
Pertemuan dengan Vietnam menjadi ujian penting bagi Malaysia yang tengah mengejar gelar keduanya sepanjang sejarah turnamen yang telah berlangsung selama 30 tahun.
Malaysia sebelumnya pernah menjadi juara pada edisi 2010. Kini, mereka kembali berpeluang mengangkat trofi setelah memastikan langkah ke empat besar.
Di sisi lain, Vietnam datang sebagai juara bertahan dan menjadi salah satu tim yang paling konsisten dalam persaingan sepak bola Asia Tenggara.
Pavithran cetak gol perdana
Malaysia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.
Tiga menit setelah laga dimulai, tuan rumah sudah mengancam gawang Filipina. Mohamadou Sumareh bergerak di sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang.
Kiper Filipina, Patrick Deyto, harus keluar dari posisinya dan meninju bola untuk mengamankan gawang.
Malaysia terus menguasai permainan, terutama melalui lini tengah. Pengalaman Sergio Aguero dan kreativitas Wan Kuzain Wan Kamal membantu Malaysia mengendalikan jalannya pertandingan.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16.
Filipina gagal membersihkan bola dari wilayah pertahanan. Setelah melakukan kombinasi cepat dengan Paulo Josue di sisi kanan, Wan Kuzain melepaskan umpan silang yang terukur ke dalam kotak penalti.
Pavithran Gunalan menyambut umpan tersebut dengan sundulan keras.
Bola meluncur melewati Patrick Deyto dan bersarang di gawang Filipina.
Malaysia unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi gol pertama Pavithran bersama tim nasional Malaysia.
Filipina hampir menyamakan kedudukan
Filipina tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons.
Tiga menit setelah gol Malaysia, Kenji Nishioka mengirimkan tendangan bebas dari sisi kanan.
Javier Gayoso berhasil menyambutnya dengan sundulan tipis. Bola meluncur melewati sisi kanan gawang Malaysia yang dikawal Azri Ghani.
Filipina kembali mendapatkan peluang pada menit ke-34.
Javier Mariona berhasil melepaskan diri di sisi kanan dan kemudian melepaskan tembakan menggunakan kaki kanan.
Namun, Azri Ghani tampil sigap dan berhasil menepis bola.
Malaysia juga memperoleh peluang sebelum babak pertama berakhir.
Muhammad Faris menggiring bola dari sisi kiri sambil melewati sejumlah pemain Filipina. Namun, tembakannya tidak mengarah tepat ke gawang.
Skor 1-0 untuk Malaysia bertahan hingga turun minum.
Pertahanan Malaysia tampil solid
Memasuki babak kedua, Filipina berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Namun, lini belakang Malaysia tampil disiplin.
Dua bek tengah, Ubaidullah Shamsul dan Rodney Celvin Akwensivie, menjadi penghalang utama bagi serangan Filipina.
Keduanya membuat para pemain Filipina kesulitan menembus area pertahanan Malaysia.
Malaysia bahkan hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-68.
Terjadi kemelut di depan gawang Filipina dan Rodney berhasil mendapatkan bola untuk kemudian melepaskan tembakan.
Namun, Patrick Deyto berada di posisi yang tepat untuk mengamankan bola.
Filipina terus menekan
Filipina tidak menyerah dan terus mencari celah di pertahanan Malaysia.
Pada menit ke-75, pemain pengganti Pocholo Bugas hampir menciptakan peluang berbahaya.
Bugas berhasil melewati Muhammad Alif Ahmad di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan.
Namun, bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Malaysia kemudian mendapatkan peluang untuk memastikan kemenangan dengan keunggulan lebih besar.
Empat menit sebelum pertandingan berakhir, Pavithran hampir mencetak gol keduanya.
Namun, upayanya digagalkan melalui tekel terakhir yang dilakukan bek Filipina, Jaime Rosquillo.
Hingga peluit panjang berbunyi, Malaysia tetap mempertahankan keunggulan 1-0.
Malaysia finis kedua Grup B
Kemenangan atas Filipina membuat Malaysia mengakhiri fase grup di posisi kedua Grup B dengan sembilan poin.
Thailand menjadi juara grup setelah menyapu bersih seluruh pertandingan.
Sementara Filipina harus menerima kenyataan gagal melanjutkan perjalanan ke semifinal meski tampil sebagai semifinalis pada edisi 2024.
Bagi Malaysia, kemenangan tersebut menjadi modal penting menjelang duel semifinal melawan Vietnam.
Pavithran kembali jadi pemain terbaik
Penampilan Pavithran Gunalan menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan Malaysia.
Selain mencetak gol tunggal yang memastikan timnya lolos ke semifinal, winger berusia 21 tahun itu juga dinobatkan sebagai Hyundai Player of the Match.
Penghargaan tersebut menjadi yang kedua bagi Pavithran sepanjang turnamen.
Ia menjadi pemain kedua yang meraih penghargaan Hyundai Player of the Match sebanyak dua kali setelah penyerang Singapura, Ilhan Fandi.
Vietnam menanti di semifinal
Malaysia selanjutnya akan menghadapi Vietnam dalam dua pertandingan semifinal.
Leg pertama akan berlangsung di Kuala Lumpur Football Stadium pada Minggu pekan depan.
Pertandingan leg kedua kemudian digelar di Hanoi pada Rabu.
Duel tersebut menjadi kesempatan Malaysia untuk melangkah ke final sekaligus mengejar gelar kedua dalam sejarah turnamen.
Dengan pertahanan yang solid dan munculnya Pavithran sebagai pencetak gol penting, Malaysia kini membawa kepercayaan diri tinggi menghadapi juara bertahan Vietnam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!