Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Malaysia dan WEF Memimpin Lompatan Berikutnya ASEAN dalam Tata Kelola AI dan Inovasi Industri

ED
Selasa, 28 Oktober 2025 | 08:43 WIB
Bagikan
Malaysia dan WEF Memimpin Lompatan Berikutnya ASEAN dalam Tata Kelola AI dan Inovasi Industri
  • Menggerakkan Powering the Intelligent Age Summit Mengumumkan Jaringan Keamanan AI ASEAN dan White Paper AI Berkelanjutan, Menyelaraskan Kolaborasi Regional dengan Keberlanjutan dan Kepercayaan.

VISI.NEWS | KUALA LUMPUR - Kementerian Digital, melalui Malaysia Centre for the Fourth Industrial Revolution (MYCentre4IR), bekerja sama dengan World Economic Forum (WEF), hari ini menyelenggarakan Powering the Intelligent Age: Driving Innovation with Southeast Asia and Beyond Summit di Sasana Kijang. Acara ini bertujuan untuk memperdalam kolaborasi di bidang kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, dan transformasi industri bersih. Acara ini juga menandai pencapaian penting dalam Kepemimpinan ASEAN Malaysia, yang memposisikan negara ini sebagai fasilitator dialog regional dalam tata kelola teknologi dan inovasi, dengan fokus kuat pada transformasi digital dan agenda transisi energi yang lebih luas di kawasan tersebut.

Summit ini dihadiri oleh lebih dari 400 delegasi dari 14 negara, termasuk pembuat kebijakan senior, tokoh korporat, peneliti, dan pendiri startup. Representasi yang luas dari sektor digital dan energi ASEAN, bersama dengan mitra pembangunan dan pakar industri, mencerminkan kolaborasi yang kuat antara sektor publik, swasta, dan internasional dalam memajukan adopsi teknologi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh ASEAN.

Salah satu sorotan utama dari summit ini adalah pengumuman tentang ASEAN AI Safety Network (ASEAN AI Safe), sebuah Deliverable Ekonomi Prioritas untuk Kepemimpinan ASEAN Malaysia. Diharapkan untuk berpusat di Kuala Lumpur, Jaringan ini menghubungkan pembuat kebijakan, peneliti, dan pelaku industri untuk memajukan adopsi AI yang aman dan inklusif. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas Malaysia untuk memposisikan ASEAN sebagai pusat inovasi yang dapat dipercaya secara global dan sebagai pusat transformasi digital yang bertanggung jawab.

YB Gobind Singh Deo, Menteri Digital, mengatakan, "Malaysia ingin menjadi Negara AI pada tahun 2030, didukung oleh tata kelola yang dapat dipercaya, pengembangan talenta yang inklusif, dan investasi yang mendorong dampak ekonomi nyata. Sebagai Ketua ASEAN, kami fokus pada pembangunan kerangka kolaboratif yang memastikan teknologi diterapkan dengan aman, transparan, dan untuk kepentingan semua komunitas. ASEAN AI Safe menandai langkah penting ke depan, tetapi ini hanya salah satu bagian dari misi kami yang lebih besar untuk menciptakan ekosistem di mana inovasi dan akuntabilitas berjalan bersama."

Menggambarkan prioritas ini, agenda summit dirancang untuk bergerak dari kebijakan ke implementasi, dengan fokus pada kolaborasi praktis dan hasil yang terukur. Diskusi berfokus pada pembentukan dasar bersama untuk tata kelola AI di seluruh ASEAN, menyelaraskan keberlanjutan dengan adopsi teknologi, dan mempercepat transformasi industri melalui kemitraan inovasi. Salah satu pencapaian penting lainnya adalah pengumuman *White Paper* AI Berkelanjutan, yang dikembangkan melalui kemitraan antara MYCentre4IR dan ERM, dengan konsultasi dari Microsoft, untuk membimbing penerapan AI yang bertanggung jawab dan efisien energi di seluruh kawasan.

Dialog Pemimpin antara YB Gobind Singh Deo dan Cathy Li, Kepala Centre for AI Excellence dan Anggota Komite Eksekutif di World Economic Forum, membahas kerangka kerja ASEAN untuk pengembangan AI yang bertanggung jawab dan strategi untuk meningkatkan akses kawasan terhadap kemampuan AI guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Sesi ini berfokus pada bagaimana kolaborasi regional dapat mempromosikan AI yang bertanggung jawab dan membangun kepercayaan publik terhadap teknologi.

"Potensi transformasi sukses ekonomi Asia Tenggara melalui AI masih sebagian besar belum dimanfaatkan, dan kawasan ini memiliki peluang unik untuk membentuk standar AI global masa depan," kata Cathy Li. "Namun, ini membutuhkan keselarasan di seluruh kawasan, untuk menciptakan kerangka tata kelola bersama yang menanamkan kepercayaan, transparansi, dan keberlanjutan ke dalam inovasi, serta strategi bersama untuk membangun ekosistem AI yang berkelanjutan dan inklusif."

World Economic Forum berkomitmen untuk mendukung kawasan ini dalam mewujudkan perjalanan AI yang sukses, dengan mengadakan pertemuan dan bermitra dengan pemerintah serta seluruh aktor dalam rantai nilai AI.

Summit ini juga menampilkan pidato khusus oleh Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Ekonomi ASEAN, H.E. Satvinder Singh, yang menekankan bahwa kolaborasi regional sangat penting untuk memastikan bahwa teknologi menjadi penggerak kemakmuran dan inklusi bersama. Dia juga menyoroti peran ASEAN dalam mengembangkan kebijakan yang memperkuat kolaborasi lintas batas, mendukung pertumbuhan ekonomi digital, dan membangun kesiapan institusional untuk Zaman Cerdas.

Di tingkat industri, dialog Transitioning Industrial Clusters (TIC) memperlihatkan bagaimana platform data, otomatisasi canggih, dan integrasi energi bersih dapat membantu industri ASEAN memperkuat daya saing sambil mengurangi emisi. Fokus summit pada transisi regional menyoroti bagaimana ASEAN menyelaraskan kebijakan industri, teknologi, dan inovasi untuk membangun masa depan yang lebih bersih dan lebih tangguh. Diskusi tentang perdagangan elektron hijau lintas batas di bawah ASEAN Power Grid, dekarbonisasi industri, dan kesiapan energi nuklir mencerminkan tekad kawasan untuk memperkuat keamanan energi sambil mendorong tujuan keberlanjutan.

Summit ini menyoroti konvergensi yang semakin kuat antara kecerdasan buatan dan keberlanjutan industri sebagai penggerak daya saing masa depan ASEAN. Ini menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas batas antara pemerintah, pemimpin industri, akademisi, dan inovator sangat penting untuk memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab sambil memajukan tujuan regional bersama. Kementerian Digital berkomitmen untuk memastikan bahwa ambisi digital nasional Malaysia tetap selaras dengan tema keberlanjutan dan inklusivitas ASEAN. Kolaborasi dengan industri dan Microsoft sebagai salah satu mitra terpercaya dalam menjadikan Malaysia sebagai pusat digital berkelanjutan dan lokasi aman untuk aset digital di kawasan ini mencerminkan visi Kementerian untuk masa depan di mana inovasi, inklusivitas, dan tanggung jawab lingkungan bergerak beriringan—memposisikan ASEAN sebagai pusat transformasi digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan di dunia.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.