Malam Tahun Baru, Malam Satu Rajab

ED
Senin, 30 Desember 2024 | 06:54 WIB
Bagikan
Malam Tahun Baru, Malam Satu Rajab
Oleh Gus Basir

MOMENTUM tahun baru masehi yang akan kita lalui merupakan perayaan berakhirnya masa satu tahun dan menandai akan dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama halnya dengan mayoritas negara-negara di dunia.

Kilas Sejarah Kalender Gregorian.

Menilik sejarahnya, tahun baru yang dimulai semenjak tanggal 1 Januari ini diresmikan oleh salah seorang Kaisar Romawi bernama Julius Cesar pada tahun 46 SM. Kemudian kembali diresmikan oleh pemimpin Katolik tertinggi yaitu Paus Gregorius XII pada tahun 1582. Sedangkan proses penetapannya dilakukan oleh bangsa Eropa Barat yang menggunakan kalender Greogorian pada tahun 1752.

Problem Perayaan Tahun Baru di Kalangan Muslim

Perayaan tahun baru biasanya diisi dengan sukacita berkumpul bersama keluarga, kolega ataupun orang tercinta di alun-alun kota maupun tempat-tempat lainnya guna menyaksikan ragam pertunjukan, seperti pesta kembang api, konser musik, hingga pentas seni budaya.

Meski begitu, dalam menyongsong tahun baru ini masih banyak kalangan muslim yang mempertanyakan perihal hukum merayakan momentum tahun baru serta mengucapkan selamat tahun baru atau “Happy New Year” menurut kajian Islam. Apakah diperbolehkan atau justru sebaliknya?

Hukum Merayakan Tahun Baru

Setelah menelaah terjadi pro kontra dikalangan para ulama, berbagai literatur, yang kami jumpai dan kami telaah keterangannya, ada ulama yang melarang atau menghukumi haram karna acuannya tasyabbuh /menyerupai amaliyah non muslim, begitu juga tahun baru masehi selalu di warnai dengan adanya nuansa maksiat. Namun ada juga ulama yang membolehkan, terkait perihal kebolehan merayakan momentum tahun baru selama tidak diisi dengan kemaksiatan seperti tindakan huru-hara, berkumpul campurnya laki-laki dan wanita dalam satu tempat, biasa bikin balap liar, tawuran, pacaran dan lain sebagainya.

Tetapi untuk tahun baru masehi sekarang di pastikan banyak warga muslim melakukannya dengan berbagai kegiatan mulia diantaranya istighatsah, dzikiran sampai dengan tabligh akbar. Karna dalam pergantian tahun baru masehi sekarang Insya Allah bersamaan dengan masuknya tanggal 1 Rojab 1447H (Salah satu bulan yang di muliakan dalam kalender islam)

Kami ajak kembali untuk menelaah pengertian Rajab dan anjuran anjuran yang mulia dilaksanakannya, amaliah sepanjang awal masuknya bulan Rajab sampai selesai sebulan penuh bulan Rajab, mudah mudahan menjadikan momentum awal bulan Rajab kalender Islam bisa sedikit sedikit meninggalkan kegemaran merayakan tahun baru masehi yang bukan tradisi atau penanggalan agama islam.

Arti Rajab

Rajab diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan".

Ada ulama juga mengatakan Rajab artinya "ashab" yang berarti "mengalir/menuang", kenapa demikian karena di bulan Rajab mengalirnya rahmat Allah bagi orang-orang yang bertaubat.

Ulama juga berkata, "Bulan Rajab bulan untuk menanam, Sya'ban untuk menyiram, Ramadhan untuk memanen.

Diantara amalan-amalan dan dzikir di bulan Rajab ialah:

1. Doa ketika masuk bulan Rajab

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَانَ

Artinya, "Yaa Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan".

2. Berpuasa dibulan Rajab

Fadilahnya:

قال رسول الله: من صام ثلا ثة ايام من شهر حرام كتب له ثواب عباده تسعمائة سنة

Artinya, "Barang siapa berpuasa di bulan haram selama tiga hari maka dituliskan baginya pahala ibadah sebanyak 900 tahun."

Lafadz niat puasa sunnah Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

"Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allah Ta'ala"

3. Membaca lstighfar

Doa dibaca pagi dan sore di bulan Rajab Sebanyak (70x)

رب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

Ulama berkata, "Rajab adalah bulan untuk kita memperbanyak istighfar, Sya'ban bulan untuk memperbanyak shalawat, Ramadhan bulan untuk memperbanyak membaca Al-Quran".

Maka dari itu perbanyaklah istighfar dibulan yang mulia ini mintalah ampun kepadanya.

4. Doa dibaca antara Dhuhur dan Ashar bulan Rajab (70x).

اَسْـتَغْفِرُ الله َ الْعَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

5. Dibaca pada 10 hari yang pertama ( Tanggal 01 - 10 bulan Rajab ) Sebanyak (100x) :

سُـبْحَان الله الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ

Dibaca pada 10 hari kedua ( Tanggal 11 - 20 bulan Rajab) Sebanyak (100x) :

سُـبْحَانَ الله ِ اْلأَحَدِ الصَّمَدِ

Dibaca pada 10 hari yang terakhir (Tanggal 21 - 30 Rajab) sebanyak (100x) :

سُـبْحَان الله الرَّؤُوْفِ

6. Membaca “Sayyidul Istighfar” (3x pagi dan sore).

اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

7. Membaca ini

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

(Dibaca 35 Kali pada hari Jum'at terakhir bulan Rojab saat Khotib diatas mimbar).

Fadhilah (Keutamaan)

Barang siapa yang mengamalkannya, maka tidak akan terputus uang di tangannya ditahun itu (Diberi kejembaran Rizki uang).

8. Berdo'a

قال رسول الله: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة اول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، ليلة الجمعة، ليلة الفطر، ليلة النحر

Artinya, "Lima malam yang tidak ditolak didalamnya do'a awal malam rajab, malam nisfu sya'ban, malam jumat, malam idul fitri, malam idul adha".

Doa Malam Pertama Bulan Rajab

Do'a ini diambil dari sayidina Ali bin Abi Thalib yang tercantum dalam kitab kanjun najah wa surur Hal.140. Bentuk bacaannya:

اللهم صل على محمد وآله مصابيح الحكمة،وموالي النعمة ومعادن العصمة،واعصمني بهم من كل سوء.ولاتاخذني على عزة،ولا على غفلة،ولا تجعل عواقب أمري جسرة وندامة،وارض عني.فان مغفرتك للظالمين،وانامن الظالمين.اللهم اغفرلي مالايضرك واعطني مالاينفعك فانك الواسعة رحمته،البديعة حكمتك،فاعطني السعة والدعة،والامن،والصحة،والشكر، والمعافاة،والتقوى وافرغ الصبر،والصدق،علي وعلى أولياءك واعطني اليسر ولاتجعل معه العسرى واعمم بذلك اهلي وولدي واخواني فيك ومن ولدني من المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات.

Berdo'alah !!! Insyaallah hajat-hajat kita akan dikabulkan semuanya.. Aamiin_

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله سيدنا محمد...

Serta kami ucapkan kepada seluruh saudara muslim dengan ucapan.

اهلا وسهلا بحضور شهر الرجب

Semoga kita dijadikan sebagai hamba yang taat dan selalu bersyukur atas semua nikmat dan karunia dari Allah..

  • Gus Basir Ketua LBM MWC NU Jatitujuh & Pimpinan Majelis Dzikir Sabilul Ghafilin, Sumur Wetan Cipaku, Jatitengah, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.