Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Makan Sehat, Tak Hanya Soal Hitung Kalori

ED
Selasa, 15 Oktober 2024 | 06:29 WIB
Bagikan
Makan Sehat, Tak Hanya Soal Hitung Kalori

Jaqualine menambahkan, jika bahan pangan tambahan tersebut dalam pengawasan BPOM, sebenarnya masih aman. Tapi, jika dikonsumsi dalam jangka panjang, dampaknya akan kurang baik bagi kesehatan kita.

Beragam: tak terpaku pada nasi

Tahukah Anda, bahwa di Indonesia terdapat 77 sumber karbohidrat dan 389 buah lokal? Banyak, ya! Artinya, selain nasi, kita punya 76 pilihan lain untuk dijadikan sumber energi.

Menurut Jaqualine, kita bisa menciptakan demand atas satu komoditas yang jarang dikonsumsi. Jika biasanya menyantap nasi, kita bisa mengganti dengan ubi dua atau tiga kali seminggu, dan dilakukan secara konsisten. “Nanti trend-nya akan terlihat bahwa orang cenderung mencari sumber karbohidrat atau jenis sayuran lain. Dengan begitu, supply akan mengikuti. Petani akan menanam bahan pangan yang bervariasi. Kalau tidak ada demand, petani tidak mau menanam suatu bahan pangan, karena berisiko tidak laku,” kata Jaqualine, yang mendorong agroforestry.

Dari sudut pandang nutrisi, Dion menyebutkan, tidak ada satu sumber makanan pun yang gizinya lengkap. Karena itu, keragaman pangan menjadi penting. Jadi, dari berbagai jenis bahan pangan, kita bisa mendapatkan gizi yang maksimal. “Di samping itu, petani perlu disemangati untuk menanam jenis bahan pangan lain. Kalau petani hanya mau menanam padi karena demand-nya tinggi, ketika tanaman padi diserang hama, persediaan beras jadi anjlok,” kata Dion.

Jaqualine menambahkan, dari sebuah jurnal terdapat hasil riset yang menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi banyak buah dan sayur bervariasi memiliki banyak mikroba baik di ususnya. Hal ini menandakan bahwa ususnya sehat dan mampu mencerna dengan baik. Dengan begitu, risiko penyakit kronis pun rendah.

Sadar: kunci untuk makan sehat

Sadar, sih, bahwa gorengan itu tidak bagus bagi kesehatan. Tapi, kadang ingin banget jajan gorengan. Dilematis sekali.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.