IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Mahfud MD : Pers Penting bagi Kemajuan Peradaban Berbangsa dan Bernegara

ED
Senin, 12 Desember 2022 | 22:33 WIB
Bagikan
Mahfud MD : Pers Penting bagi Kemajuan Peradaban Berbangsa dan Bernegara

"Tahun lalu Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat penghargaan dari Dewan Pers, Alhamdulillah. Karena indeks kebebasan pers diawal saya menjabat gubernur di ranking 29. Pas saya reformasi selama tiga tahun menjadi ranking dua. Alhamdulillah. Jadi lompatannya sangat tinggi. Peraturannya saya perbaiki, sistem politik informasinya saya perbaiki, ekonomi persnya saya perbaiki. Saya tidak tahu tahun ini ranking berapa, tapi minimal sama atau lebih baik lagi," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan bahwa tugas pemimpin itu membuat perubahan dan memperbaiki. "Kalau melihat pemimpin itu kan dua, dari eksistensinya seperti pidatonya, gesturnya, penampilannya. Kedua perubahannya," ujarnya.

Ada pemimpin yang pencitraan zonanya disukai, tapi kata Kang Emil, daya transformasi dan kerja-kerjanya kurang memadai. "Saya mencoba filosofi antara gestur dan pekerjaan berjalan secara seimbang," ungkapnya.@alfa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.