Mahfud Md Mundur dari Menko Polhukam, Serahkan Surat ke Jokowi
VISI.NEWS | JAKARTA - Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md resmi mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Ia menyerahkan surat pengunduran dirinya secara langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/2/2024).
Mahfud tiba di Istana sekitar pukul 16.30 WIB. Ia langsung menuju ruang kerja Jokowi untuk bertemu secara tertutup. Pertemuan berlangsung selama 40 menit.
Setelah pertemuan, Mahfud menggelar jumpa pers di halaman Istana. Ia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Mahfud mengatakan bahwa ia telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Jokowi dan Jokowi telah menerima surat tersebut.
"Alhamdulillah, saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai Menko Polhukam kepada Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menerima surat itu dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama saya selama ini," kata Mahfud.
Mahfud mengatakan bahwa alasan ia mengundurkan diri adalah untuk fokus pada pencalonannya sebagai cawapres bersama Ganjar Praniwo. Ia mengatakan bahwa ia tidak ingin ada konflik kepentingan antara jabatannya sebagai Menko Polhukam dan cawapres.
"Saya mengundurkan diri karena saya ingin fokus pada pencalonan saya sebagai cawapres. Saya tidak ingin ada konflik kepentingan antara jabatan saya sebagai Menko Polhukam dan cawapres. Saya juga ingin menjaga netralitas dan profesionalisme aparat keamanan dalam mengawal proses pemilu," ujar Mahfud.
Mahfud mengaku tidak tahu siapa yang akan menggantikannya sebagai Menko Polhukam. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan penggantinya. Ia juga berharap penggantinya bisa melanjutkan tugas-tugas yang belum selesai.
"Saya tidak tahu siapa yang akan menggantikan saya sebagai Menko Polhukam. Itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden. Saya berharap penggantinya bisa melanjutkan tugas-tugas yang belum selesai," tutur Mahfud.
Mahfud Md adalah salah satu tokoh yang diusung sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Ia dikenal sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan ahli hukum tata negara. Ia juga dikenal sebagai pembantu presiden yang masih menjaga integritasnya.
@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!