Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Mahasiswi Unjani Jadi Korban Penusukan di Rumahnya Saat Dini Hari

Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:06 WIB
Bagikan
Mahasiswi Unjani Jadi Korban Penusukan di Rumahnya Saat Dini Hari
VISI.NEWS | CIMAHI - Suasana tenang di Kampung Cilember, Kelurahan Cigugur Tengah, berubah menjadi horor pada Jumat (13/6/2025) dini hari. Sekitar pukul 01.30 WIB, Regita Fajarani (21), seorang mahasiswi semester empat Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya sendiri. Korban diduga diserang oleh orang tak dikenal (OTK) yang masuk secara diam-diam ke dalam rumah. Penyerangan terjadi setelah pelaku dipergoki oleh Regita. Tanpa peringatan, pelaku langsung menikamnya dua kali, satu tusukan di leher dan satu lagi di area ketiak. Paman korban, Samiri (45), menyampaikan bahwa ia mendapat kabar insiden tersebut dari ayah Regita sekitar pukul 02.00 WIB. Saat tiba di lokasi, ia mendapati korban sudah dalam kondisi kritis dengan banyak darah di lantai atas dan bawah rumah. Regita sempat dilarikan ke RS Kasih Bunda sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Imanuel di Bandung karena luka parah yang mengancam nyawa. Saat ini, korban masih dirawat intensif di ruang ICU. "Lukanya cukup parah, soalnya semalam itu sampai disedot darahnya dari paru-paru. Sekarang masih dirawat di ICU, belum tahu perkembangan kondisinya seperti apa," jelas Samiri. Motif pelaku hingga kini belum bisa dipastikan. Tidak ada barang yang hilang dari rumah, sehingga dugaan perampokan masih belum jelas. "Nah enggak tahu perampokan atau bukan, pokoknya korban itu memergoki terduga pelakunya. Setelah itu langsung ditusuk, kalau mau merampok atau enggak saya kurang tahu juga. Kalau barang-barang enggak ada yang hilang," tambahnya. Polisi dari Polres Cimahi telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku. "Sudah kita terima informasinya. Anggota Satreskrim Polres Cimahi sudah mengecek dan melakukan olah TKP," ujar Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.