Mahasiswa IISMA Entrepreneur Siap Menimba Ilmu Kewirausahaan di Luar Negeri
Hal serupa juga disampaikan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Suning Kusumawardani, sebelum secara resmi melepas awardee IISMA Entrepreneur. Sri Suning menyampaikan bahwa para awardee merupakan perpanjangan tangan dari Indonesia yang dikirim agar nantinya bisa berkontribusi memajukan bangsa.
“Adik-adik merupakan duta bangsa dalam meningkatkan mutu wirausaha di dalam negeri. Pemerintah Indonesia telah menargetkan terbentuknya 1 juta wirausaha baru dan meningkatkan rasio kewirausahaan hingga 3,95% di tahun 2024. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Sri Suning.
Setelah resmi dilepas, para awardee IISMA Entrepreneur menjalani prosesi onboarding secara daring yang ditandai dengan penggantian virtual background Zoom. Prosesi ini juga diabadikan melalui pengambilan foto dua perwakilan mahasiswa bersama Kepala Program IISMA,
Rachmat Sriwijaya, dan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Suning Kusumawardani. Perwakilan mahasiswa untuk prosesi ini adalah Kenneth Nickelodeon Orleans Hendrawan yang berasal dari Universitas Ciputra Surabaya dan akan menjalani pertukaran ke Frankfurt School of Finance and Management, serta Putu Galuh Kinasih dari Universitas Airlangga yang akan dikirim ke University of Adelaide.
Untuk menyambut awardee IISMA Entrepreneur yang telah resmi dilepas, Magnus Gittins selaku Chief Executive Education Officer dari Melbourne Business School menyampaikan welcoming remarks untuk mewakili host university lainnya. Magnus Gittins menekankan bahwa ada banyak keterampilan wirausaha yang akan dipelajari para awardee selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“Over the course of the next 6 weeks, you will be looking at entrepreneurial skills, through hands-on, real-world experience at some of Australia’s leading start-ups (Selama 6 minggu ke depan, Anda akan mempelajari keterampilan kewirausahaan, melalui praktiklangsung, dari pengalaman nyata di beberapa perusahaan rintisan terkemuka di Australia, red),” ucap Magnus.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!