Mahasiswa Demo Usai Rektor dan Warek Unsoed Kena OTT KPK
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto./visi.news/Unsoed.
VISI.NEWS - Ratusan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, menggelar demonstrasi, Jumat (21/8/2026) sore. Aksi tersebut digelar sebagai respons atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor II Kuat Puji Prayitno.
Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Soedirman Melawan tersebut berlangsung di depan Gedung Pusat Unsoed di Jalan HR Bunyamin, Purwokerto, mulai pukul 17.15 WIB.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa memasang sejumlah spanduk di sekitar patung Jenderal Soedirman. Salah satu spanduk bertuliskan ‘Sodiq Berulah Lagi’, sementara spanduk lainnya berbunyi ‘Dua Periode Unsoed Masih Problematik’.
Selain membentangkan spanduk, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah kritik melalui orasi terkait kebijakan rektor.
"Turun, turunkan Sodiq, turunkan Sodiq sekarang juga," seru para demonstran.
Salah satu orator, Ahmad, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan mahasiswa menyusul tertangkapnya pejabat kampus dalam OTT KPK.
"Lebih ke rasa duka kami atas korupsi yang dilakukan sama petinggi kami. Ini kekalahan mahasiswa, yang mana ruang integritas kampus itu dilawan, diciderai oleh korupsi rektor," kata mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya ini.
Ahmad menyebut pada saat aksi berlangsung belum ada penetapan tersangka oleh KPK. Namun, menurut dia, penangkapan pejabat kampus dalam OTT menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian mahasiswa.
"Kami enggak terima kalau kampus diciderai integritasnya," tegas Ahmad.
Aksi mahasiswa tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Penutupan aksi dilakukan dengan pembacaan pernyataan sikap dan melepas jas almamater.
Sebelumnya, KPK menangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor II Kuat Puji Prayitno dalam OTT pada Kamis (20/8/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pengondisian penerimaan mahasiswa baru.
“Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai sejumlah ratusan juta Rupiah,” ujarnya.
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 14 orang yang berada di Jakarta dan Purworejo.
Dua orang yang diamankan di Jakarta kemudian menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sementara 12 orang yang diamankan di Purworejo menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas.
Kasus tersebut kemudian berkembang pada dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Unsoed.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!