Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Maag atau GERD? Simak Penjelasan Dokter tentang Perbedaan dan Penanganannya

Desi Rossilawati
Senin, 23 Juni 2025 | 19:11 WIB
Bagikan
Maag atau GERD? Simak Penjelasan Dokter tentang Perbedaan dan Penanganannya

Baik maag maupun GERD umumnya dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat. Pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan tinggi lemak dan garam, serta kebiasaan merokok yang bisa semakin memperparah kondisi tersebut. Kemudian faktor stres, penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan, dan kondisi medis tertentu seperti penyakit autoimun, HIV/AIDS, Crohn, gangguan ginjal, hingga penyakit liver juga bisa memengaruhi kesehatan saluran cerna. Untuk mencegah kekambuhan atau memperparah gejala, Imelda menyarankan agar masyarakat mulai menerapkan pola makan yang teratur. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan stres, menghindari makanan pemicu seperti makanan pedas dan asam, serta tidak langsung berbaring setelah makan.

"Usahakan ada jeda sekitar 4-6 jam antara waktu makan. Kalau merasa lapar di antaranya, bisa konsumsi camilan sehat. Yang tak kalah penting, hindari kopi berlebihan dan atur stres dengan baik," jelasnya. Meski terkesan ringan, keluhan lambung yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan. Jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari, disertai muntah darah, penurunan berat badan yang signifikan, atau nyeri dada hebat, segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Penanganan yang tepat akan sangat bergantung pada diagnosis yang akurat. Makanya, mengenali perbedaan antara maag dan GERD menjadi langkah awal penting agar tidak salah dalam mengambil tindakan medis," kata Imelda. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.