Luhut Sentil Kampus Besar: Jangan Ribut Ijazah, Riset Bawang Putih untuk Negara
“Enggak mahal-mahal. Uang kantong saya sendiri kok. Ada profesor-profesor muda kita yang bisa,” ujarnya.
Ia mengklaim riset tersebut mulai menunjukkan hasil positif dengan lahirnya varietas bibit bawang putih berdaya hasil lebih tinggi. Menurut Luhut, peningkatan produktivitas dalam negeri berpotensi signifikan menekan ketergantungan impor.
Saat ini, nilai impor bibit bawang putih Indonesia mencapai sekitar US$770 juta atau setara Rp12,8 triliun. Luhut memperkirakan, jika impor dapat ditekan hingga 50 persen secara bertahap, negara bisa menghemat hampir Rp5 triliun.
“Kalau bisa ditekan 50 persen bertahap, sama dengan US$350 juta. Itu hampir 5 triliun rupiah,” katanya. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!