LPJ PBNU 2021–2026 Diterima, Gus Yahya Minta Maaf

ED
PN
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:29 WIB
Bagikan
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima, Gus Yahya Minta Maaf

Prof M Nuh menyalami Gus Yahya usai LPJ PBNU 2021–2026 diterima muktamirin dalam Sidang Pleno II di Pesantren Tambakberas, Jumat (28/8/2026). /NU Online/Suwitno

“Alhamdulillah, dengan ini Laporan pertanggungjawaban PBNU diterima dengan baik,” kata Muhammad Nuh.

Dengan diterimanya LPJ tersebut, kepengurusan PBNU masa khidmah 2021–2026 memperoleh pengakuan forum muktamar atas pertanggungjawaban pelaksanaan amanah organisasi selama satu periode.

Bagi Gus Yahya, penerimaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menutup satu fase perjalanan kepengurusan PBNU. Ia menekankan bahwa seluruh capaian maupun kekurangan selama lima tahun merupakan bagian dari proses panjang NU dalam menghadapi perubahan zaman.

LPJ yang disampaikan di hadapan muktamirin juga menjadi catatan mengenai berbagai ikhtiar yang telah dilakukan PBNU selama periode 2021–2026. Di sisi lain, pengakuan atas masih adanya program yang membutuhkan waktu menunjukkan bahwa perjalanan organisasi tidak berhenti pada berakhirnya satu masa khidmah.

Muktamar Ke-35 NU selanjutnya menjadi ruang bagi para muktamirin untuk menentukan arah organisasi pada periode berikutnya, sekaligus mengevaluasi perjalanan kepengurusan sebelumnya.

Penerimaan LPJ secara aklamasi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses tersebut, sekaligus menandai berakhirnya pertanggungjawaban formal kepengurusan PBNU periode 2021–2026 di hadapan forum tertinggi organisasi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.