Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Longsor di Sukabumi: Ruas Jalan Jampangtengah-Lengkong Terdampak

Desi Rossilawati
Minggu, 19 April 2026 | 15:31 WIB
Bagikan
Longsor di Sukabumi: Ruas Jalan Jampangtengah-Lengkong Terdampak

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu terjadinya tanah longsor di ruas Jalan Provinsi yang menjadi akses wilayah Jampangtengah menuju Lengkong./visi.news/ist.

 VISI.NEWS | SUKABUMI - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu terjadinya tanah longsor di ruas Jalan Provinsi yang menjadi akses wilayah Jampangtengah menuju Lengkong.

Longsor yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB menyebabkan terputusnya arus lalu lintas di jalur tersebut.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah Dadi Supardi menyatakan longsor tersebar di empat titik yakni di Kampung Bungur dan Tanjakan Dayang.

Menurut dia, material longsoran sepanjang kurang lebih 50 meter dengan tinggi sekitar 2 meter menutup badan jalan.

Dadi mengatakan penanganan langsung dilakukan sejak malam kejadian. Hingga kini, proses penanganan material longsor masih terus dilakukan agar akses jalan dapat kembali normal sepenuhnya.

"Kejadian pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 03.00 dini hari jalur sudah mulai terbuka satu arah. Saat ini masih dalam penanganan menggunakan alat berat dari Bina Marga Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Dadi menyatakan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Selain itu, longsor juga tidak berdampak terhadap permukiman warga di sekitar lokasi, sehingga tidak ada masyarakat yang harus mengungsi. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.