Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Lokasi Ledakan Amunisi di Garut Dinyatakan Legal, TNI: Sudah Rutin Digunakan

Desi Rossilawati
Senin, 12 Mei 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
Lokasi Ledakan Amunisi di Garut Dinyatakan Legal, TNI: Sudah Rutin Digunakan
VISI.NEWS | GARUT - TNI memastikan bahwa lahan yang menjadi lokasi ledakan maut saat pemusnahan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat adalah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Ledakan yang terjadi pada Senin (12/5/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu menewaskan 13 orang, termasuk 4 prajurit TNI Angkatan Darat dan 9 warga sipil. "Lahan ini memang milik BKSDA Kabupaten Garut yang memang rutin sudah digunakan untuk pemusnahan-pemusnahan munisi yang sudah kedaluwarsa. Munisi-munisi itu kan ada masa pakainya. Nah, amunisi yang sudah tidak dipakai ini ditaruh di sana untuk dimusnahkan atau diledakkan," ujar Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi. Ia menjelaskan bahwa amunisi yang sudah melewati masa pakainya memang harus dimusnahkan karena berpotensi membahayakan jika disimpan terlalu lama. Namun nahas, kegiatan rutin ini kali ini justru memicu tragedi. Saat ini seluruh jenazah korban sudah berada di RSUD Pameungpeuk untuk proses otopsi. Empat jenazah prajurit TNI akan disemayamkan di Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), sedangkan jenazah warga akan dikembalikan ke pihak keluarga. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, turut membenarkan peristiwa ini. Meski belum merinci kronologinya, Maruli menegaskan bahwa TNI tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.