Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026

Libur Lebaran 2025, Marak Penipuan Reservasi Hotel Melalui Google

ED
Minggu, 6 April 2025 | 08:27 WIB
Bagikan
Libur Lebaran 2025, Marak Penipuan Reservasi Hotel Melalui Google

VISI.NEWS | BANDUNG – Musim libur Lebaran, kasus penipuan reservasi hotel kembali marak di Kota Bandung. Modusnya, oknum tidak bertanggung jawab mengubah nomor telepon hotel yang muncul di hasil pencarian Google, sehingga calon tamu malah menghubungi pelaku yang mengaku sebagai agen resmi atau perwakilan hotel.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, Arief Bonafianto, mengungkapkan bahwa modus serupa pernah terjadi tahun lalu dan kini kembali memakan korban. “Mereka mengganti nomor reservasi hotel di Google dan menawarkan diskon hingga 50 persen untuk pemesanan kamar. Namun, calon tamu diminta membayar DP 50 persen ke rekening pribadi sebelum kedatangan,” ujar Arief.

Menurut Arief, praktik penipuan ini sangat merugikan industri perhotelan karena mengganggu kepercayaan publik terhadap layanan reservasi resmi. “Saat ini, 80 persen anggota Asosiasi Riung Priangan—yang menaungi hotel bintang tiga hingga lima di Bandung—mengalami hal serupa. Bahkan, laporan dari Yogyakarta dan Makassar menunjukkan pola yang sama,” tambahnya.

Arief juga menegaskan bahwa hotel resmi tidak pernah meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Oleh karena itu, wisatawan diminta untuk lebih berhati-hati dalam melakukan reservasi, terutama ketika memperoleh informasi kontak dari pencarian internet.

Menanggapi maraknya penipuan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menyarankan masyarakat untuk hanya menggunakan layanan pemesanan terpercaya. “Kami sarankan untuk memesan melalui online travel agent resmi seperti Traveloka, Agoda, dan Booking.com. Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang tidak dikenal,” tegas Yayan.

Diskominfo Kota Bandung berencana melaporkan kasus ini secara resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna dilakukan investigasi lebih lanjut. “Kami akan meminta investigasi apakah ada peretasan atau manipulasi terhadap sistem Google My Business yang dimanfaatkan oleh para pelaku penipuan,” ujarnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.