Legislator: Waspadai Propaganda Liberalisme melalui Utusan Pemerintah AS
Saat ini, ungkap Gus Falah, sudah lebih dari 30 negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Pada umumnya, adalah negara-negara yang terpengaruh liberalisme barat. Dan sebagian kecil adalah negara-negara komunis seperti Vietnam dan Kuba.
Gus Falah memaparkan, bahkan dalam ajang Piala Dunia 2022 di Qatar ini, kampanye LGBT juga diupayakan oleh tim maupun warga dari negara-negara barat.
Legislator Dapil Jawa Timur X itu mencontohkan aksi timnas Jerman yang memprotes larangan memakai ban kapten pelangi 'One Love' sebagai wujud kampanye LGBT. Selain itu, bendera LGBT juga sempat dikibarkan warga Italia saat laga Portugal versus Uruguay.
"Bangsa Indonesia, yang memegang teguh Pancasila menjadi sasaran propaganda ideologi liberalisme yang berwujud kampanye LGBT itu. Lembaga-lembaga internasional seperti UNDP dan USAID bahkan sudah lama mensponsori kampanye LGBT di Indonesia dengan kucuran dana tak sedikit. Maka, kedatangan utusan Pemerintah AS itu harus kita waspadai. Kita harus menyaring ideologi apapun, baik liberalisme maupun radikalisme-ekstremisme, yang tak sesuai Pancasila,” tegas Gus Falah. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!