Legislator Minta Kejelasan Harga Keekonomian BBM Sesungguhnya dalam Rapat Pembahasan RAPBN 2023
"Sehingga, masyarakat pun bertanya, gimana cara pemerintah hitungnya sebenarnya," jelas Anggota Komisi VII tersebut.
Selanjutnya, Diah juga menekankan kepada pemerintah terkait penyaluran subsidi dan kompensasi yang tepat sasaran.
Tak lupa sekaligus peringatan kepada pemerintah terkait keseriusan dalam pendataan.
“Terkait siapa yang akan mendapatkan kemanfaatan subsidi kompensasi, saya setuju kita harus lebih tepat sasaran. Dalam hal ini harus ada keseriusan pemerintah terkait data. Karena di lapangan banyak sekali data-data yang tidak up to date," ujar diah.
Ditambahkan, Diah juga menyoroti kebijakan pemerintah dalam mengatasi kondisi kelebihan suplai listrik yang terjadi. Kebijakan pemerintah melalui PLN dalam pembagian kompor listrik menurutnya masih belum masuk akal.
“Ketika kompor listrik daya nya tinggi sekali, 1 tungku 800 watt, lalu masyarakat di gratiskan naik daya, tetapi nantinya akan ada ongkos permanen yang akan ditanggung masyarakat. Kalau kompornya watt nya sangat tinggi, siapa yang mau pakai," tegas politisi asal Jawa Barat itu. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!