Ledakan Petasan Rakitan di Lombok Tengah Lukai Dua Warga
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 1 April 2025 | 18:12 WIB
VISI.NEWS | LOMBOK - Sebuah petasan berukuran 8 kilogram meledak dan melukai dua warga di Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), saat perayaan Idulfitri 1446 pada Senin (31/3/2025). Polisi menduga petasan tersebut dirakit sendiri oleh korban.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi, menyatakan bahwa kedua korban, IR (25) dan IG (23), mengalami luka cukup parah akibat ledakan tersebut. Saat ini, keduanya tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Provinsi NTB.
"Petasan yang meledak itu, informasi diduga dirakit sendiri oleh korban," katanya, Selasa (1/4/2025).
Peristiwa itu terjadi pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WITA. Awalnya, IR dan IG membawa sisa petasan berukuran besar yang sebelumnya tidak meledak pada Minggu (30/3/2025) malam ke pinggir kali untuk dicoba kembali dinyalakan. Namun, setelah beberapa kali mencoba, petasan tetap tidak menyala.
Kedua korban kemudian membawa petasan tersebut pulang untuk diperiksa lebih lanjut. Saat mereka mencoba mengutak-atik petasan, tiba-tiba terjadi ledakan hebat. Akibatnya, IR mengalami luka serius, dengan ibu jari dan telunjuk tangan kirinya putus serta cedera parah di bagian kaki dan wajah. Sementara itu, IG mengalami luka di kaki kiri dan kanan.
Warga yang mendengar suara ledakan langsung mendatangi lokasi dan menemukan kedua korban dalam kondisi bersimbah darah. Mereka segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Untuk rekan korban IG menderita luka pada kaki kiri dan kanan, kemudian masyarakat yang mendengar ledakan tersebut langsung mengecek ke lokasi dan melihat korban dalam kondisi bersimbah darah atau telah terkapar," terang dia.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!