Latar Belakang Buku Bedas Manunggal, Bupati Bandung Sebut Kolaborasi Pancasila, Al-Qur'an dan Budaya
Dengan latar belakang tersebut, imbuh orang nomor satu di Kabupaten Bandung, melihat fenomena pada hari ini, apabila melihat kemungkaran harus bergerak dengan tangan kita.
"Melalui kebijakan saya mendapat amanah jadi Bupati Bandung, maka saya bisa merubah semua tatanan yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Ini yang menjadi semangat," tuturnya.
Lebih lanjut Kang DS mengatakan dengan hadirnya buku yang 7 judul ini bisa memberikan bahan, terutama kepada para guru pengajar dan guru agama di sekolah.
"Saya minta kepada Kepala Dinas Pendidikan, tolong ini (buku) sebarkan ke seluruh sekolah se-Kabupaten Bandung, di antaranya untuk kelas 7, 8 dan 9. Insya Allah akan bedah lagi dan kita berikan silabus untuk kelas 1 sampai kelas 6 SD yang akan disebarkan di Kabupaten Bandung," harapnya.
Kang DS berharap dengan terbitnya buku Bedas Manunggal berharap bisa membantu para siswa sekolah, karena mereka tidak setiap hari berada dalam pengasuhan orang tuanya.
"Saya yakin tidak setiap hari kita berkomunikasi dengan anak-anak kita," katanya.
Ia menyebutkan di negara Indonesia mempunyai UUD 1945, dalam rangka mencerdaskan anak bangsa. "Maka ada kewajiban bagi kita semua ada hak dasar masyarakat, terutama dalam pendidikan. Tugas pemerintah di sini hadir untuk bisa membantu dan mencerdaskan anak bangsa," katanya.
Kang DS berharap dengan diterbitkannya buku tersebut bisa membantu para siswa di sekolah maupun orang tua se-Kabupaten Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!