Lansia Tewas di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, Diduga Dihantam Batu

Desi Rossilawati
Selasa, 1 September 2026 | 15:35 WIB
Bagikan
Lansia Tewas di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, Diduga Dihantam Batu

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Seorang lansia berinisial A (75), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan batu di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, tepatnya di Kampung Bangsasinga, Desa Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Garut, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Plt Kapolsek Cisompet, Iptu Zainudin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi menerima informasi mengenai insiden itu pada Selasa pagi.

"Kami menerima informasi, kejadiannya berlangsung sekira pukul 10.00 WIB," ungkap Zainudin dalam keterangannya dikutip, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, A diduga mengalami penganiayaan berat. Seorang pria disebut menghantam kepala korban menggunakan batu berukuran besar hingga korban meninggal dunia.

"Kondisinya mengalami penganiayaan berat menggunakan batu, hingga meninggal dunia," ungkap Zainudin.

Sejumlah video mengenai kejadian tersebut juga beredar di media sosial. Dalam video yang dilihat detikJabar, korban terlihat terkapar di pinggir jalan raya dengan luka parah pada bagian kepala.

Korban yang diketahui mengenakan kaus biru tua dan celana panjang hijau tersebut mengalami luka hingga bagian kepalanya berlumuran darah.

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan warga bersama petugas. Sebelumnya, sempat terjadi aksi kejar-kejaran sebelum pria yang diduga sebagai pelaku berhasil ditangkap.

Namun, identitas terduga pelaku belum diketahui. Polisi juga menyebut belum ada warga yang mengenali pria tersebut.

"Identitas daripada pelaku, belum diketahui. Tidak ada warga yang mengenali pelaku," ungkap Zainudin.

Terduga pelaku kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan setelah sempat menjadi sasaran amukan warga. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini," pungkasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.