Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah Jakbar
Ilustrasi./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Suratman (81) tewas dalam kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Jalan Palmerah Utara III, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (5/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar di dalam rumahnya.
Ketua RT 15/RW 08 Kelurahan Palmerah, Ali Hamzah, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, sebelum kebakaran terjadi korban sempat menggunakan lilin untuk membenahi kabel di rumah.
"Ternyata dia (korban) sudah menggunakan lilin. Lilin dibakar, mejanya beralaskan kain. Jadi lilinnya jatuh, terbakar, (muncul) asap. Adiknya panik, dia mengambil air. Ternyata api sudah (membesar) karena ini kayu semua, sampai ke tiang listrik," kata Ali dalam keterangannya dikutip, Senin (6/7/2026).
Ali menambahkan, lilin tersebut diduga digunakan korban untuk membantu penerangan saat memperbaiki kabel, meski saat kejadian tidak terjadi pemadaman listrik. Ia menyebut korban yang sudah lanjut usia diduga berupaya memperbaiki instalasi listrik di rumahnya.
"Kemungkinan, praduga kita, mereka (korban) beli lilin sore-sore pengin betulin, ada kabel-kabelnya," jelasnya.
"Lilinnya mungkin buat panasin kabel ya, supaya nyambungnya pas gitu. Kebetulan juga dia kan udah sepuh, usianya 75 tahun ke atas, udah lansia," sambungnya.
Menurut Ali, awalnya keluarga dan warga mengira korban sempat menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Namun setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan di dalam rumah.
"Ketemunya mungkin jam 9-an (malam), di depan kamar mandi. Kondisinya sudah hangus," jelasnya.
Ia menyebut kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan api cepat membesar hingga merambat ke rumah lain yang mayoritas berbahan kayu.
Sementara itu, warga sekitar, Sugiana, mengatakan kebakaran disertai suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas serta kabel listrik yang terbakar.
"Suaranya kenceng 'duar' gitu, orang sampai itunya kabelnya putus. Terus 'duar', di sana lagi 'duar'," kata Sugiana.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful, mengatakan sebanyak 100 personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan enam rumah dan dihuni tujuh kepala keluarga.
"Dugaan penyebab sementara: Diduga karena fenomena listrik," kata Syaiful.
Ia menegaskan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan.
"Karena kami enggak bisa (langsung menentukan penyebab kebakaran). Makanya dugaan sementara," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!