Lampaui Target, Huawei Lanjutkan Program Pengembangan 100K Digital Talent
Terkait dengan isu inklusivitas, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Bintang Puspayoga mengungkapkan pentingnya perempuan menyerap pengetahuan digital, sehingga perempuan makin berdaya dan makin mampu berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia. "Apresiasi tertinggi kepada KSP dan Huawei yang telah menciptakan wadah apresiasi talenta terbaik dalam Huawei ICT Competition 2023. Semangat dan dedikasi anak-anak muda mengembangkan keahlian teknologi maju dan inklusif akan mendukung Indonesia tampil gemilang di panggung dunia pada 2045 mendatang," katanya.
Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam M.Sc., DIC., Ph. D. mengatakan, Indonesia memerlukan jutaan talenta digital muda yang akan menjadi sumber inovasi teknologi dalam rangka mendukung Visi Indonesia Emas 2045.
Nizam juga berharap Huawei turut mengembangkan ekosistem riset dan development di bidang teknologi digital. "Kami sampaikan terima kasih kepada Huawei sebagai mitra teknologi yang telah membantu pemerintah mengembangkan talenta digital sehingga generasi muda Indonesia berkesempatan menjadi kreator dan inovator bukan sebagai pengguna saja," ujarnya.
Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng., Rektor Universitas Tarumanagara menjelaskan, transformasi digital telah menuntut pelaku industri untuk melibatkan solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam setiap aktivitas bisnisnya. Oleh karena itu, dunia pendidikan harus didukung untuk mengimbangi perkembangan dunia digital yang bergerak sangat cepat dan dinamis.
"Kemampuan dan wawasan di bidang TIK merupakan modal penting yang harus dimiliki mahasiswa agar dapat menjadi bagian dari warga 5.0 di era digital. Namun yang tak kalah penting adalah peran dari seluruh pemangku kepentingan dalam membuka peluang dan pengembangan karir siswa di masa depan yang pada akhirnya akan menjembatani kesenjangan antara ketersediaan talenta dan kebutuhan industri. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Huawei bahwa Huawei tidak saja berkomitmen mendukung pengembangan talenta TIK masa depan, namun juga fokus dalam pengembangan karir mereka selanjutnya di industri teknologi. Ini menjadi penegasan akan peran nyata Huawei dalam mencetak generasi unggul sekaligus pengembangan karir untuk berkecimpung di industri," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!