Lamhot Sinaga: Insiden KM Putri Sakinah Bukti Lemahnya Pengawasan Keselamatan Wisata Bahari

Desi Rossilawati
Selasa, 30 Desember 2025 | 20:48 WIB
Bagikan
Lamhot Sinaga: Insiden KM Putri Sakinah Bukti Lemahnya Pengawasan Keselamatan Wisata Bahari

Ia menilai lemahnya koordinasi antarinstansi mulai dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, hingga pemerintah daerah telah menciptakan celah besar dalam pengendalian keselamatan wisata.

Lamhot juga mengkritik minimnya audit rutin dan sanksi tegas terhadap operator wisata yang melanggar standar keselamatan. Menurutnya, tanpa penegakan hukum yang konsisten, pelanggaran akan terus berulang.

“Jika tidak ada sanksi yang nyata, maka nyawa wisatawan dan pekerja hanya akan terus menjadi taruhan,” katanya.

Insiden yang melibatkan wisatawan asing, lanjut Lamhot, berpotensi mencoreng citra pariwisata Indonesia di mata internasional. Ia mengingatkan bahwa reputasi destinasi wisata tidak hanya dibangun melalui promosi, tetapi juga melalui jaminan rasa aman.

“Promosi besar-besaran tidak ada artinya jika keselamatan diabaikan. Satu insiden fatal bisa meruntuhkan kepercayaan dunia,” ujarnya.

Lamhot mendesak Kementerian Pariwisata untuk tidak hanya fokus pada target kunjungan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh operator wisata bahari, khususnya di destinasi unggulan.

Ia juga menekankan perlunya standar operasional yang tegas, termasuk kewajiban briefing keselamatan kepada wisatawan, pembatasan kapasitas penumpang, serta larangan berlayar dalam kondisi cuaca berisiko.

“Wisatawan berhak atas informasi yang jujur dan perlindungan maksimal. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan bisnis,” tegasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.