Lahirkan 24 Literat Baru, Festival Literasi Bandung 2025 Gaungkan Gerakan Membaca
2. Lomba Pidato Bahasa Sunda (Tingkat SMP/MTs)
3. Lomba Duta K-LIK (Tingkat SMA/SMK/MA)
4. Lomba Bakat Anak Istimewa (SMPLB/SMALB/Sekolah Inklusi)
Khusus Lomba Bertutur, juara pertama akan melanjutkan ke ajang tingkat Provinsi Jawa Barat, dan berpotensi tampil di tingkat nasional. Sedangkan Lomba Pidato Bahasa Sunda menjadi bentuk konkret upaya pelestarian bahasa ibu atau bahasa indung.
Partisipasi Meningkat, Semangat Literasi Menguat
Sekretaris Dispusip Kota Bandung, Medi Mahendra,menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat 182 peserta mengikuti Lomba Bertutur, 58 peserta Lomba Pidato Bahasa Sunda, 22 peserta Lomba Duta K-LIK, dan 21 peserta Lomba Bakat Anak Istimewa.
“Jumlah peserta ini menjadi indikator kuat bahwa literasi telah menjadi bagian penting dari perkembangan karakter generasi muda kita,” ujar Medi.
Ia menambahkan bahwa lebih dari sekadar lomba, festival ini adalah wadah pembelajaran, ekspresi diri, dan penguatan karakter, sesuai dengan visi Bandung sebagai kota yang literat dan inklusif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!