Lahan Eks Palaguna Disegel, Pemkot Bandung Ambil Alih Pengelolaan Sementara

Desi Rossilawati
Kamis, 22 Mei 2025 | 18:30 WIB
Bagikan
Lahan Eks Palaguna Disegel, Pemkot Bandung Ambil Alih Pengelolaan Sementara
VISI.NEWS | BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan resmi menyegel lahan kosong eks bangunan Palaguna di Jalan Asia Afrika, Kamis (22/5/2025). Langkah ini diambil setelah area tersebut dipakai untuk kegiatan yang tidak sesuai aturan, termasuk pasar malam ilegal yang meninggalkan tumpukan sampah dan diduga melanggar berbagai peraturan daerah. Farhan mengaku geram saat mendapati banyak sampah menumpuk di lahan seluas hampir satu hektar itu. Ia menyebutkan, status kepemilikan lahan hingga kini masih tidak jelas. "Tanah Palaguna ini jadi seperti tanah tidak bertuan. Saya awalnya memang tidak berani menyentuh karena ini katanya punya swasta, katanya punya pemerintah provinsi, tidak jelas," ucapnya. Farhan menegaskan bahwa kegiatan pasar malam yang sempat digelar jelas melanggar ketentuan. "Sampai kemarin ada pasar malam, ternyata tadi pagi tiba-tiba menghilang. Ketika kami inspeksi, ternyata ada tumpukan sampah. Ini melanggar banyak sekali perda. Perda ketertiban, perda sampah dan lain-lain," ujarnya. Pemkot Bandung kini menutup lahan tersebut secara permanen. "Mulai hari ini daerah ini akan ditutup, disegel secara permanen. Kita akan melakukan penindakan secara pidana. Mau itu tindakan pidana ringan atau enggak, kita lihat perkembangannya," tambahnya. Selain penertiban, pemerintah kota juga akan memperbaiki kawasan agar tidak menjadi sumber penyakit. Farhan juga menyoroti keberadaan Sumur Bandung yang airnya kini mengering. Ia menduga hal itu berpotensi melanggar undang-undang cagar budaya dan akan melakukan penyelidikan. "Tapi kan terbukti bahwa kemarin ini tidak dipakai untuk parkir mobil, dipakai untuk taman hiburan. Jadi langsung saya segel, karena melanggar rekomendasi,” tegas Farhan. Ia juga menyatakan Pemkot Bandung mengambil alih sementara pengelolaan lahan. "Status kepemilikan, saya nggak tahu siapa yang memiliki. Siapapun yang memiliki tanah ini, saya ambil alih dulu. Karena ketidakmampuan Anda menangani tanah di sini, menjadi salah satu sumber kotornya kota Bandung," pungkasnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.