Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Laba Bersih Nusantara Infrastructure Group Meningkat 240,8%

ED
Sabtu, 19 April 2025 | 06:34 WIB
Bagikan
Laba Bersih Nusantara Infrastructure Group Meningkat 240,8%

VISI.NEWS | JAKARTA – PT Nusantara Infrastructure Tbk (“NI” atau “Perusahaan”) berhasil menutup tahun buku 2024 dengan mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kinerja stabil dari sektor pengelola jalan tol melalui PT Margautama Nusantara (MUN), diikuti dengan sektor pengelolaan air bersih melalui PT Potum Mundi Infranusantara (POTUM) dan sektor energi terbarukan melalui PT Energi Infranusantara (EI).

Meskipun secara struktur pendapatan, MUN selaku pengelola jalan tol tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan perusahaan, sektor jalan tol tetap menjadi prioritas strategis dalam mendorong pengembangan portofolio infrastuktur Grup.

Sepanjang 2024, total aset NI tumbuh sebesar 6,7% secara tahunan (YoY) dibandingkan 2023 menjadi Rp4,6 Triliun. Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp331 Miliar, meningkat signifikan sebesar 240,8% YoY yang berasal dari kontribusi laba entitas asosiasi. Dari sektor jalan tol, MUN menyumbang Rp352 Miliar (terdiri dari laba yang diserap sebesar Rp152 Miliar dan penyesuaian perubahan ekuitas sebesar Rp201 Miliar), sektor energi terbarukan menyumbang sebesar Rp15 Miliar, dan sektor air bersih sebesar Rp8 Miliar. Secara konsolidasi, EBITDA Perusahaan mengalami penurunan 89% YoY menjadi Rp49 miliar. Demikian pula, pendapatan konsolidasi juga turun sebesar 68% YoY menjadi Rp293 Miliar, seiring dengan dekonsolidasi MUN yang menyebabkan pendapatan dari segmen jalan tol tidak lagi masuk dalam pendapatan konsolidasi Perusahaan. Namun di luar segmen tol, pendapatan Perusahaan justru tumbuh 3% YoY, menandakan arah positif dari strategi penguatan lini usaha non-tol serta pengelolaan operasional yang efisien. Meskipun tidak lagi terkonsilidasi, MUN yang tetap berada dalam struktur grup dengan NI, juga terus menunjukkan kinerja operasional yang kuat. MUN mencatatkan Pendapatan dan Penjualan Usaha sebesar Rp728 Miliar atau naik 13% dari tahun sebelumnya sebesar Rp646 Miliar yang didorong oleh pertumbuhan volume traffic dan penyesuaian tarif pada Jalan Tol Pondok Aren-Serpong (BSD) dan Jalan Tol di Makassar yang dikelola oleh PT Makassar Airport Network (MAN). Laba usaha MUN tercatat sebesar Rp364 Miliar, atau meningkat 9,3% YoY dibanding Tahun 2023 sebesar Rp333 Miliar seiring meningkatnya pendapatan tol. Sementara itu, laba tahun berjalan MUN tercatat Rp377 Miliar, melonjak sekitar 244% dibandingkan tahun sebelumnya, dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan tol, kenaikan laba entitas asosiasi dan penurunan beban keuangan. Aksi korporasi dari sektor jalan tol, yakni akuisisi 35% saham di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) turut berkontribusi terhadap pertumbuhan Grup secara keseluruhan di Tahun 2024. Di sisi lain, inisiatif-inisiatif peningkatan layanan seperti kampanye kreatif #TolnyaMakassar juga menjadi bagian untuk mendorong loyalitas dan peningkatan volume traffic pengguna jalan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.