Kutuk Kekerasan Seksual Dokter PPDS, Puan : Penegakan Hukum Harus Berpihak Pada Korban

Desi Rossilawati
Kamis, 10 April 2025 | 16:17 WIB
Bagikan
Kutuk Kekerasan Seksual Dokter PPDS, Puan : Penegakan Hukum Harus Berpihak Pada Korban
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyuarakan keprihatinannya atas kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) terhadap kerabat pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Ia mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa dunia medis seharusnya menjadi tempat penyembuhan, bukan lokasi terjadinya kekerasan. “Dunia kedokteran adalah ruang suci untuk menyembuhkan, bukan tempat untuk merusak martabat manusia. Tindakan pelaku adalah bentuk kejahatan yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun,” kata Puan, Kamis (10/4/2025). Pelaku, dr. Priguna Anugerah Pratama, yang merupakan PPDS Anestesi dari Unpad, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Ia juga telah diberhentikan dari program pendidikan spesialis, serta tengah diproses untuk pencabutan izin praktiknya. Puan meminta proses hukum dilakukan secara transparan dan adil tanpa pandang bulu, mengingat pelaku berasal dari lingkungan akademik. Ia juga menilai bahwa kasus ini adalah alarm bagi institusi pendidikan dan rumah sakit untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan pelaporan kekerasan seksual, khususnya dalam program pendidikan kedokteran. “Perlindungan dan dampingan bagi para korban harus menjadi prioritas utama. Mulai dari pendampingan sosial dan psikologi, sampai pendampingan hukum. Penanganan kasus ini harus berpihak pada korban,” tegas Puan. Puan menekankan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam dunia pendidikan dan layanan publik harus menjadi prioritas negara. Ia menegaskan komitmen DPR untuk mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas. “Sudah saatnya kita membangun sistem pendidikan dan layanan kesehatan yang tidak hanya menekankan profesionalisme teknis, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, empati, dan rasa aman bagi semua golongan,” ujar Puan. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.