Kusnadi: Agar Tak Terjadi Penumpukan Sampah, Jangan Andalkan TPA Sarinukti
VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar), Haji Kusnadi menyoroti terkait persoalan yang terjadi di TPA Sarimukti akhir - akhir ini yang berdampak pada tertahannya angkutan sampah dari Bandung Raya, sehingga terjadi penumpukan sampah di TPS.
Kepada VISI.NEWS Minggu (7/11/21), Kusnadi menyebutkan, perlu adanya kemandirian yang patut dilakukan oleh daerah yang masih mengandalkan TPA Sarimukti sebagai lokasi akhir pembuangan sampah, seperti halnya Kota Bandung yang diketahui telah menyiapkan pengelolaan sampah Legoknangka, namun hingga saat ini masih dalam tahap pembangunan.
"Ketika pengelolaan sampah Legoknangka tersebut selesai dibangun, maka sebanyak 1.300 ton per hari sampah kota, tidak harus berakhir di TPA Sarimukti, karena sampai saat ini, sampah kota masih mengandalkan TPA Sarimukti sebagai tujuan akhir," katanya.
Selain pengelolaan sampah Legoknangka yang masih dalam tahap pembangunan, lanjut Kusnadi, ia meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera melakukan pembahasan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, untuk kemudian membahas berbagai program pembangunan yang sempat tertunda atau bahkan terhenti seperti PLTsa Gedebage.
"Apapun program yang dirancang guna mengatasi persoalan sampah, DPRD Jabar siap mendorong guna mencari solusi terbaik untuk pengelolaan sampah," ujarnya.
Terakhir, Kusnadi menegaskan, terkait jangka pendek dalam mengatasi persoalan TPA Sarimukti saat ini, diharapkan agar DLH Jabar segera melakukan langkah cepat agar TPA Sarimukti tersebut bisa kembali beroperasional dengan baik dan lancar.
"Ketika DLH mau membantu untuk memproses BBM dari Pertamina kemudian di distribusikan terhadap UPT TPA Sarimukti, sebaiknya segera dilaksanakan, di distribusikan sehingga bisa cepat kembali beroperasinal," pungkasnya.@eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!